Pemprov Lampung

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Tutup MTQ di Tubaba, Tanggamus Juara Umum

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Tutup MTQ di Tubaba, Tanggamus Juara Umum

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Tutup MTQ di Tubaba, Tanggamus Juara Umum
istimewa
ISTIMEWA HADIR DI TUBABA - Duta Besar Palestina untuk RI, Zuhair Al Shun (ketiga dari kanan) saat pembukaan MTQ ke-49 tingkat Provinsi Lampung di Tulangbawang Barat, Sabtu (27/4) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,-TULANGBAWANG BARAT -  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 47 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019 yang diselenggarakan di Kabupaten Tulang Bawang Barat, resmi ditutup, di Islamic Center Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (2/5/2019) malam.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Irwan Sihar Marpaung menutup helatan tersebut.

Penutupan ditandai penyerahan Piala Bergilir Gubernur Lampung kepada Bupati Tanggamus Dewi Handajani, yang berhasil meraih Juara Umum MTQ.

Disusul Juara ke- 2 Kabupaten Lampung Utara dan ke- 3 diraih Kabupaten Way Kanan.

Irwan Sihar Marpaung atas nama Gubernur mengucapkan selamat kepada para pemenang.

"Kepada qori-qori'ah, hafizh-hafizhoh, yang meraih peringkat juara dalam Musabaqah ini saya ucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan di masa mendatang," ujar Irwan.

Irwan juga mengatakan bagi anggota kafilah yang belum berhasil menunjukkan prestasinya agar terus berlatih dan memacu diri di kesempatan-kesempatan yang akan datang.

"Saya mengingatkan, baik kepada yang meraih prestasi maupun yang belum bahwa semangat bermusabaqah jangan menggeser niat ikhlas meningkatkan syi'ar al-qur'an dan membudayakannya dalam kehidupan umat Islam," katanya.

Irwan mengatakan selama tujuh hari berada dalam even MTQ, para kafilah, peserta, dewan hakim dan juga panitia penyelenggara telah bertugas dengan baik mensukseskan acara besar tersebut.

"Maka malam ini berakhir sudah dan kita dapat menjaring para juara. Tetapi lantunan kalam ilahi dan semangat untuk membaca serta menghayati, mendalami isi dan mengamalkan ajaran Alquran itu dalam kehidupan sehari-hari jangan hanya tumbuh dan layu untuk semusim. Hal ini seharusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved