Dokter Spesialis Sumbang Inflasi April 2019 di Bandar Lampung

April 2019, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,69 persen. Salah satu komponen penyumbang inflasi adalah layanan dokter spesialis.

Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: Daniel Tri Hardanto
Expat in Croatia
Ilustrasi Dokter. Dokter spesialis sumbang inflasi April 2019 di Bandar Lampung. 

Dokter Spesialis Sumbang Inflasi April 2019 di Bandar Lampung

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - April 2019, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,69 persen.

Salah satu komponen penyumbang inflasi adalah layanan dokter spesialis.

Dari tujuh kelompok pengeluaran, empat kelompok mengalami inflasi.

Kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 2,85 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,04 persen; kelompok sandang 0,31 persen; dan kelompok kesehatan 0,51 persen.

Sebaliknya, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami deflasi (penurunan indeks) sebesar 0,07 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 0,04 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Yeane Irmaningrum mengatakan, sumbangan kelompok pengeluaran umum dalam pembentukan inflasi bulan April 2019 adalah sebesar 0,69 persen.

Secara rinci, kelompok bahan makanan memberikan andil pada pembentukan inflasi sebesar 0,67 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,01 persen;  kelompok sandang dan kelompok kesehatan memberikan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02 persen.

Maret 2019, Inflasi Lampung 0,32 Persen

Maret 2019, Kota Bandar Lampung Inflasi 0,35 Persen

"Sebaliknya, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar memberikan andil deflasi sebesar 0,02 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen," jelasnya saat rilis di BPS, pekan lalu.

Adapun beberapa komoditas yang dominan memberikan andil dalam pembentukan inflasi bulan April 2019, di antaranya, bawang merah sebesar 0,27 persen, bawang putih 0,21 persen, jeruk 0,06 persen.

Kemudian telur ayam ras 0,05 persen, tomat sayur 0,04 persen, daging ayam ras 0,03 persen, asbes 0,02 persen, ayam hidup 0,02 persen, dokter spesialis 0,01 persen, dan cung kediro 0,01 persen.

Bulan April 2019, inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-10 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya.

Kota Bandar Lampung, pada April 2019 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) mengalami inflasi sebesar 0,94 persen, dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 2,27 persen. (Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved