Tribun Lampung Utara

114 Peserta Paket B Ikut UNBK di Lampung Utara

Sebanyak 114 peserta direncanakan mengikuti Ujian Paket B di lima lembaga pendidikan nonformal yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

114 Peserta Paket B Ikut UNBK di Lampung Utara
Tribunlampung.co.id/Anung
Kasi Pembinaan Pendidikan Kesetaraan dan Keaksaraan Disdik Lampung Utara Victor Pratama memberi penjelasan kepada awak media terkait UNBK Paket B. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 114 peserta direncanakan mengikuti Ujian Paket B di lima lembaga pendidikan nonformal yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

Kasi Pembinaan Pendidikan Kesetaraan dan Keaksaraan Disdik Lampung Utara Victor Pratama mengatakan, 114 peserta itu sudah mendaftar untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Paket B pada 11-13 Mei 2019 mendatang.

Mereka berasal dari SKB Kecamatan Abung Selatan, PKBM Abdi Bangsa Kecamatan Abung Barat, Yezaferen di Kecamatan Kotabumi Selatan, Putra Bungsu di Kecamatan Abung Semuli, dan PKBM Harapan Mandiri Kecamatan Abung Selatan.

”Rencananya UNBK diadakan saat bulan Ramadan,” kata Victor, Senin, 6 Mei 2019.

Dari kelima lembaga tersebut, hanya satu yang secara mandiri menggelar UNBK, yakni SKB.

Sedangkan lembaga lainnya masih menumpang.

Tulang Ekor Patah, Erik Maulana Siswa SMPN 20 Bandar Lampung Berjuang Selesaikan Soal UNBK

Ikut UNBK, 39 SMP di Bandar Lampung Gabung Sekolah Lain

“SKB di Kecamatan Abung Selatan yang sudah mandiri melakukan UNBK. Empatnya lagi masih menumpang. Di SKB, sarana dan prasarananya sudah memadai untuk menggelar UNBK,” ujarnya.

Para peserta akan materi yang sama dengan sekolah formal, seperti bahasa Indonesia, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan bahasa Inggris.

Dalam Ujian Nasional untuk Paket B, pihaknya juga sudah mengimbau kepada penyelenggara agar menyediakan genset guna mengantisipasi pemadaman listrik.

Selain itu, disdik sudah mengirimkan surat permohonan kepada PLN agar tidak memadamkan listrik pada pelaksanaan ujian. 

Wansori, anggota Komisi I DPRD Lamung Utara, mengimbau para peserta UNBK Paket B dapat mempersiapkan diri dengan baik.

“Saya minta peserta belajar dengan giat lagi. Ujian pakai komputer berbeda dengan pakai pensil, kertas,” jelasnya.

Dia berharap penyelenggara memberikan pelatihan kepada peserta.

Sehingga pada saat ujian, tidak ada kendala teknis dalam menjawab soal.

“Kalau peserta Paket B kan tidak semuanya paham soal menjawab pakai komputer. Jadi harus diberikan pelatihan dahulu,” imbuhnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved