Tribun Lampung Utara

Kapolres Lampung Utara Tetapkan 8 Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2019

Polres Lampung Utara menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2019 di halaman Mapolres setempat, Senin (6/5/2019).

Kapolres Lampung Utara Tetapkan 8 Prioritas Operasi Keselamatan Krakatau 2019
ISTIMEWA
Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono tinjau gudang KPU Lampung Utara 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Polres Lampung Utara menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2019 di halaman Mapolres setempat, Senin (6/5/2019).

Apel dipimpin Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono.

Kapolres menjelaskan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan pasca Pemilu 2019 dan cipta kondisi Ramadan 1440 H.

Tujuannya, mengetahui kesiapan dan sarana pendukung lainnya agar sasaran operasi digelar 6-19 Mei optimal dan berhasil. 

Hari Pertama Ramadan Tingkat Kehadiran ASN Lampung Utara 70 Persen

Sasaran tersebut diantaranya, mewujudkan, memelihara keamanan, keselamatan, kelancaran dan ketertiban berlalu lintas.

Selain itu, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas, membangun budaya tertib lalu lintas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. 

"Operasi kali ini kita prioritaskan pendidikan masyarakat lalu lintas yang mampu mewujudkan rasa simpati masyarakat kepada Polri khususnya Polantas".

"Dan mengedukasi masyarakat agar menciptakan Kamsebtibcar lantas yang tertib," kata Budiman.

Ia menambahkan, ada delapan prioritas operasi keselamatan.

114 Peserta Asal Lampung Utara Ikut UNBK Paket B

Mulai dari menyasar pengendara menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan sabuk pengaman, menaikkan dan menurunkan penumpang di jalan tol dan melawan arus lalu lintas.

Sasaran pelanggaran lainnya adalah mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alkohol, miras, atau narkoba, mengemudikan kendaraan di bawah umur.

Pihaknya juga menyasar pengendara melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukan.

"Meski bersifat persuasif, tidak tertutup kemungkinan polisi juga akan melaksanakan tindakan hukum".

"Penegakan hukumnya selektif prioritas artinya bagi pelanggar yang mengakibatkan fatalitas dan korban," ujar Budiman. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved