Tribun Lampung Tengah

Kerugian Capai Rp 150 Juta, Dua Pelaku Pencurian di Perusahaan Annisa Bintang Blitar Diciduk Polisi

Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah, mengungkap kasus pencurian alat bangunan dan onderdil mobil di perusahaan Annisa Bintang Blitar.

Kerugian Capai Rp 150 Juta, Dua Pelaku Pencurian di Perusahaan Annisa Bintang Blitar Diciduk Polisi
TribunLampung/Syamsir Alam
Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah, mengungkap kasus pencurian alat bangunan dan onderdil mobil di perusahaan Annisa Bintang Blitar 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah, mengungkap kasus pencurian alat bangunan dan onderdil mobil di perusahaan Annisa Bintang Blitar di Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

Korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.

Dua pelaku yakni Faqih Firmansyah (33) dan Benny (30), warga Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratunuban, Lampung Tengah.

Keduanya berhasil diamankan di kediamannya, Sabtu 4 Mei 2018, sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat dilakukan pengerebekan, pelaku Faqih sedang asyik menghisap sabu.

Kepala Satreskrim Ajun Komisaris Firmansyah mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Senin 6 Mei 2019 mengatakan, pengejaran dua pelaku Faqih dan Benny berdasarkan laporan korban Irmawati (34), bahwa perusahaan tempat bekerja telah dilakukan pencurian.

Aparat Polres Lampung Selatan Gulung Komplotan Pencurian Motor

"Modus para pelaku dengan masuk ke perusahaan Annisa Bintang Blitar di Dusun Bumi Agung, Kampung Bumi Ratu pada malam hari. Kerugian korban karena pencurian yang dilakukan pelaku, hingga Rp 150 juta," terang AKP Firmansyah, Senin 6 Mei 2019.

Faqih dan Benny ditangkap terpisah.

Pelaku pertama Faqih digerebek di rumahnya saat sedang asyik menghisap sabu di kamarnya.

Setelah dilakukan pengembangan, Beny ditangkap di kediamannya masih di kampung yang sama.

" Saat dilakukan penggerebekan di rumah Faqih, ia sedang asyik menghisap sabu. Dari kamarnya diamankan barang bukti alat hisap shabu (bong), pirex, plasti klip kecil berisi kristal diduga kuat sabu, serat korek gas," ujar Firmansyah.

Terkait kasus pencurian, dua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP.

Sementara kepolisian juga masih melakukan pengembangan perkara terkait kasus narkotika yang dilakukan oleh Faqih Firmansyah oleh Satres Narkoba Polres Lamteng.

(tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved