PTPN VII Santuni Anak Yatim dan Purnakarya

Guna meningkatkan rasa peduli dan mempererat tali silaturahmi, PTPN VII menggelar buka bersama dan santunan kepada anak yatim dan purnakarya

PTPN VII Santuni Anak Yatim dan Purnakarya
IST
Direktur Utama PTPN VII M. Hanugroho didampingi Direktur Komersil Sudarto saat menyerahkan santunan, Selasa (7/5) di Kantor Direksi. 

PTPN VII Santuni Anak Yatim dan Purnakarya

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Guna meningkatkan rasa peduli dan mempererat tali silaturahmi, PTPN VII menggelar buka bersama dan santunan kepada anak yatim dan purnakarya.

Penyerahan santunan diberikan langsung oleh Direktur Utama PTPN VII M. Hanugroho didampingi Direktur Komersil Sudarto, Selasa (7/5)di Kantor Direksi.

"Dibulan Ramadan saya berharap kepada pekerja agar bekerja dapat menahan diri dari godaan memakan hak orang lain, bertindak jujur, tulus, ikhlas, dan menghindari cara-cara yang tidak fair," kata M. Hanugroho.

PTPN VII Launching PreciPalm

Menurutnya, dengan puasa, kerja kita akan lebih jujur, lebih tulus, dan lebih ikhlas. Sebab, dengan jujur, tulus, dan ikhlas itu, pintu-pintu berkah Allah akan terbuka dan mengguyurkan kebaikan kepada kita, keluarga kita, dan seluruh insan PTPN VII.

Sementara Ustadz Sulaiman Ahmad dalam tausiahnya menjelaskan, bulan Ramadan merupakan momen untuk berlatih untuk lebih bertakwa. Bila ingin hidup lebih baik, menurutnya, harus meningkatkan amal ibadah.

"Bila kita bertakwa, Allah akan menjanjikan banyak jalan keluar disetiap permasalahan yangbkita hadapi," katanya.

PTPN VII Lepas Tiga Pejabat Purnakarya

Bulan Ramadan merupakan momentum bagi kita untuk hijrah mengikuti semua ajaran Nabi Muhammad SAW, serta melaksanakan ibadah sunah yang belum kita amalkan.

Menurutnya, ada tiga julukan untuk bulan Ramadan, di antaranya bulan kesehatan, bulan berbagi, dan bulan perjuangan. Bulan kesehatan artinya kita dilatih untuk menjalankan hidup secara sehat, dengan memakan makanan yang tidak berlebih.

Sementara bulan berbagi bermakna harta yang dititipkan nantinya akan dipertanggungjawabkan di akherat. "Sangat dianjurkan untuk berbagi kepada saudara kita yang membutuhkan pertolongan bila kita ingin ditolong Allah," pesannya.(*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved