Tribun Pringsewu

Gadis 21 Tahun Simpan 50 Butir Peluru di Lemari Baju di Indekos Pringsewu, Ditangkap Kasus Narkoba

Seorang gadis berusia 21 tahun berinisial Ra menyimpan 50 peluru aktif kaliber 9 mm di Pringsewu.

Gadis 21 Tahun Simpan 50 Butir Peluru di Lemari Baju di Indekos Pringsewu, Ditangkap Kasus Narkoba
istimewa/tribunlampung.co.id/robertus didik budiawan
Para tersangka kasus narkoba di Mapolres Tanggamus. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Seorang gadis berusia 21 tahun berinisial Ra menyimpan 50 peluru aktif kaliber 9 mm di Pringsewu.
Peluru tersebut disimpan dalam kotak di lemari baju.

Gadis tersebut tinggal di indekos di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Wakapolres Tanggamus, Kompol Andik Purnomo Sigit mengungkapkan, puluhan butir peluru didapat ketika Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tanggamus menggerebek rumah indekos tersebut pada Jumat (10/5/19) sore.

"Penggerebekan atas dasar informasi masyarakat bahwa di rumah kos tersebut sering jadi tempat pesta narkoba," ujar Andik saat mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Minggu (12/5/2019).

Awalnya, tambah Andik, enam petugas satresnarkoba menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan.
Petugas menemukan sabu-sabu.

Andik mengungkapkan, barang bukti sabu diamankan dari Ra.
Sabu ditemukan tersimpan di bawah lemari baju.

Dari tersangka Ra, polisi menemukan barang bukti berupa satu plastik klip berisi sabu, satu plastik klip bekas pakai, seperangkat alat isap, dan satu kaca pireks bekas pakai.

Selain itu, ada tujuh potong sedotan, satu alumunium foil, satu buah korek api, satu kotak berisi 50 peluru kaliber 9 mm, dan 2 unit ponsel.

Tidak hanya Ra, petugas juga menangkap dua orang pria rekan Ra.

Ra merupakan warga Kelurahan Sukadamai Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Saat ditangkap, Ra sedang bersama Ag (31) dan Ma (39).

Keduanya merupakan warga Dusun Kampung Tengah, Pekon Sidodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.

Ketika itu, Ag dan Ma sedang berada di luar kamar indekos saat penggerebekan berlangsung.

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke kediaman Ag dan Ma di Kecamatan Pardasuka.

Andik mengungkapkan, dari tangan Ag, polisi mengamankan satu plastik klip sisa pakai, satu buah sedotan, dua buah korek api, dan satu unit ponsel.
Sementara dari tangan Ma, barang bukti yang diamankan hanya satu plastik klip berisi sabu dan satu unit ponsel nokia warna hitam.

Berdasar hasil timbangan, keseluruhan barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan dari pengungkapan perkara tersebut berjumlah 0,95 gram.

"Rincianya, 0,39 gram dari tangan Ra, kemudian 0,19 barang bukti Ag dan 0,37 dari tangan Ma," ungkap Andik.

Atas barang bukti tersebut, ketiga tersangka digelandang ke Mapolres Tanggamus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatan masing-masing dengan mendekam ke sel tahanan Mapolres Tanggamus.

Dalami Kepemilikan 50 Butir Peluru

Petugas Polres Tanggamus masih terus melakukan penyelidikan atas kepemilikkan 50 butir peluru aktif kaliber 9 mm.

Wakil Kepala Polres Tanggamus Kompol Andik Purnomo Sigit mengatakan, sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait siapa pemilik amunisi.

"Masih kami kembangkan kepada pemilik amunisi yang tersimpan di lemari kamar kos tersebut," ujar Andik melalui Humas Polres Tanggamus.
Satu Keluarga Edarkan Sabu

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulangbawang menggulung empat warga yang masih satu keluarga lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba.

Keempatnya yakni YE (27), SY alias US (28), HE (18) dan SE (24).

Mereka merupakan warga Tiyuh Bojong Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Kasat Narkoba Iptu Boby Yulfia mewakili Kapolres AKBP Syaiful Wahyudi, mengatakan, keempat pelaku ditangkap Kamis (2/5), sekitar pukul 02.00 wib di rumah YE di Tiyuh Bojong Dewa.

"Mereka merupakan penjual dan kurir narkotika jenis sabu. Salah satu tersangka berinisial YE merupakan ibu rumah tangga," terang Iptu Boby, Selasa (07/05).

Penangkapan keempat pelaku merujuk informasi dari warga yang menyebutkan bahwa di rumah YE sering dijadikan tempat untuk pesta narkotika.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Setelah dipastikan para pelaku sedang berada di rumah seperti yang disebutkan warga, polisi langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan di rumah tersebut.

"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, selanjutnya para pelaku dibawa ke Mapolres Tulangbawang," papar Boby.

Untuk diketahui, YE merupakan istri dari JU (33), salah satu tersangka kasus narkoba yang sudah lebih dahulu ditangkap pada Minggu (03/02).

Boby menyebutkan, penangkapan YE, HE, SE, dan SU merupakan pengembangan dari tertangkapnya JU.

Tersangka yang ditangkap itu belakangan diketahui mempunyai hubungan persaudaraan

"HE dan SE merupakan adik kandung dari JU. Sangat jelas sekali mereka ini merupakan satu keluarga yang menjadi bandar narkotika di daerahnya,” ungkap Boby.

Dari tangan para pelaku, poliai menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu, dua buah plastik klip kosong, dua buah tabung kaca pirex yang masih terdapat sisa sabu, satu buah pipet berbentuk sekop, uang tunai sejumlah Rp 700 ribu, HP Nokia warna biru dan HP Nokia warna putih.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi bakal menjerat para tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sudah Dikepung, Penjahat Ini Terus Muntahkan Peluru ke Arah Tim Tekab Polda Lampung

Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 miliar.

YUK SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE Tribun Lampung News Video di bawah ini.

FOLLOW INSTAGRAM Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW TWITTER Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW FANS PAGE FACEBOOK Tribunlampung.co.id di bawah ini.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved