Tribun Lampung Selatan

Jalani Puasa Ramadan 2019 di Huntara, Begini Kata Warga Lampung Selatan Korban Tsunami Selat Sunda

Puasa ramadan 2019 menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi Iwan, warga Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan

Jalani Puasa Ramadan 2019 di Huntara, Begini Kata Warga Lampung Selatan Korban Tsunami Selat Sunda
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Warga Di Huntara Way Muli Timur Siap Mencoblos Pada Pemilu Serentak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Puasa ramadan 2019 menjadi pengalaman tidak terlupakan bagi Iwan, warga Desa Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Puasa ramadan 2019 dilaluinya bersama keluarga di hunian sementara (huntara).

Pasca tragedi tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 yang meluluhlantahkan sebagian wilayah pesisir Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Iwan tinggal di huntara.

Ini dikarenakan rumahnya hancur diterjang tsunami.

Ia bersyukur, pada saat puasa ramadan ini telah tinggal di huntara tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.

“Kami tidak bisa menolak takdir Tuhan. Ini menjadi pengalaman tidak terlupa dalam hidup kami, menjalankan puasa ramadan di huntara,” kata dia, Minggu (12/5/2019).

Danrem 043/Garuda Hitam akan Resmikan Huntara di Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan

Tidak hanya rumah yang hilang diterjang tsunami, alat-alat nelayan yang menjadi mata pencaharian Iwan turut tersapu gelombang.

Sampai saat ini sebagian warga nelayan yang tinggal  di huntara belum melaut karena perahu dan alat tangkap milik mereka tidak lagi bisa digunakan.

Untuk menghidupi keluarganya, mereka ada yang menjadi buruh serabutan.

Sebagian ada pula yang menjadi buruh nelayan dengan ikut nelayan lainnya yang masih memiliki perahu dan alat tangkap untuk melaut.

Hingga kini bantuan dari pemerintah untuk alat tangkap nelayan belum lagi turun.

“Sekarang apa saja pekerjaan yang ditawari dijalani. Terpenting, kami dapat penghasilan untuk menghidupi keluarga. Apalagi ini puasa dan menjelang lebaran. Tentu ada kebutuhan-kebutuhan lainnya yang juga harus kami penuhi,” terang Salmah warga lainnya.

(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved