Datang Belanja di Warung, Nafsu Hanafi Memuncak Lihat Istri Tetangga dan Langsung Ditarik ke Kamar

Datang Belanja di Warung, Nafsu Hanafi Memuncak Lihat Istri Tetangga dan Langsung Ditarik ke Kamar

hamdan/tribunpalopo.com -
Ilustrasi-Datang Belanja di Warung, Nafsu Hanafi Memuncak Lihat Istri Tetangga dan Langsung Ditarik ke Kamar 

Bahkan, MK sudah empat kali mengalami kekerasan seksual, masing-masing di rumah korban dan rumah pelaku.

Kepada penyidik Polsek Seputih Mataram, Mad menjelaskan, perbuatan tak pantas itu dilakukan saat rumah orangtua korban pergi.

Kejadian pertama diketahui terjadi pada 10 Maret 2019 lalu.

Saat itu tersangka melihat korban berada di ruang tengah rumahnya sekitar pukul 12.30 WIB.

Tak bisa menahan hasratnya, tersangka langsung masuk ke rumah seraya membekap korban.

Artis Tajir Belikan Barang Mewah untuk Asisten Pribadi hingga Ada yang Belanja Habis Rp 12 Miliar!

Kabar Terbaru Evi Masamba Setelah Sempat Pisah Rumah dengan Arief Wahid

"Saya pegang-pegang sambil raba-raba. Setelah itu celana saya diturunkan, lalu membuka celana dalamnya," ujar Mad, Senin, 1 April 2019.

Saat itulah Mad langsung memerkosa korban.

Yanto, ayah MK, mengaku kali pertama mengetahui anaknya mengalami aksi pencabulan dan pemerkosaan dari sang istri.

Saat itu MK mengaku kesakitan saat akan buang air kecil.

"Anak saya mengeluh perih kalau buang air kecil. Awalnya dia gak mau bilang karena takut. Lalu dia bilang kalau sering digituin (setubuhi dan cabuli) oleh dia (tersangka)," terang Yanto.

Yanto menjelaskan, selama ini anaknya diam karena kerap diancam oleh tersangka.

Untuk menutupi aksinya, Mad memberi uang Rp 5.000 kepada MK setiap kali melakukan perbuatan bejatnya.

"Setelah kita meminta keterangan saksi-saksi dan korban, lalu tersangka diamankan. Kita amankan juga barang bukti satu potong kaus wanita lengan pendek warna cokelat milik korban, satu potong celana jins warna biru, satu potong tanktop warna ungu, satu potong celana dalam warna pink," ungkap Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mad akan dikenai pasal persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur seperti diatur dalam UU RI No 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved