Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Pejabat Publik, Jadi Boleh Bohong

Kepada majelis hakim, Ratna Sarumpaet yang menjadi terdakwa kasus berita hoaks ini mengaku boleh bohong karena bukan pejabat publik.

Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Pejabat Publik, Jadi Boleh Bohong
Tribunnews/JEPRIMA
Ratna Sarumpaet 

Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Pejabat Publik, Jadi Boleh Bohong

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Ratna Sarumpaet melontarkan pernyataan mengejutkan dalam sidang kasus hoaks.

Kepada majelis hakim, Ratna Sarumpaet yang menjadi terdakwa kasus berita hoaks ini mengaku boleh bohong karena bukan pejabat publik.

Ratna Sarumpaet juga meminta maaf kepada majelis hakim karena gagap dan tidak konsisten selama diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

"Saya minta maaf, Yang Mulia, bikin banyak tersendat tadi, karena saya kurang konsisten. Di awal gagap-gagap," ujar Ratna.

Selain itu, Ratna meminta hakim tidak menyamakan dirinya dengan pejabat publik.

Menurut Ratna, dia adalah seorang figur publik.

"Saya bukan pejabat publik. Saya aktivis yang terkenal karena pekerjaanya," kata Ratna di depan ketua majelis hakim Joni.

Pernyataan ini sontak mengundang tanya bagi Joni.

Percakapan Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon yang Dikirim via WhatsApp Dibongkar, Ternyata Begini Isinya

Ratna Sarumpaet Kirim Pesan ke Rocky Gerung Need You Badly tapi Tak Dibalas, Ternyata Ini Alasannya

"Siapa yang menyamakan Anda dengan pejabat publik?" tanya Joni kepada Ratna.

Halaman
12
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved