Perwira Polisi Korban Pengeroyokan di Wonogiri Diperiksa Dokter Singapura, 5 Orang Ditangkap 3 DPO

Seorang dokter dari Singapura didatangkan guna memerika perwira polisi korban pengeroyokan.

Perwira Polisi Korban Pengeroyokan di Wonogiri Diperiksa Dokter Singapura, 5 Orang Ditangkap 3 DPO
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko A Dahniel, memberi pernyataan setelah menjenguk Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya di ICU RS Dr Oen Solobaru, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang dokter dari Singapura didatangkan guna memerika perwira polisi korban pengeroyokan.

Perwira polisi bernama AKP Aditya Mulya Ramdhani disebutkan sudah membaik.

Pada Rabu (15/5/2019), dokter dari Singapura didatangkan untuk memeriksa keadaannya.

Selain itu, polisi telah menetapkan lima tersangka kasus pengeroyokan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditya Mulya Ramdhani.

Sebanyak 22 orang saksi juga telah diperiksa dalam kasus tersebut.

Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebutkan, polisi juga telah mengumpulkan barang bukti pengeroyokan, yang membuat Kasatreskrim Wonogiri harus terbaring di rumah sakit.

"Dari kasus ini, sudah 22 orang saksi dilakukan pemeriksaan, lima orang sudah ditahan berikut barang bukti," ujar Rycko di Mapolda Jateng, Rabu (15/5/2019) malam.

Mengaku Polisi, Komplotan Begal Bawa Kabur Mobil dan Sandera 2 Orang di Lampung, 2 Pelaku Tertangkap

Ia mengatakan, polisi juga menetapkan tiga orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurutnya, berdasarkan penyidikan sementara, jumlah tersangka akan bertambah.

"Tadi pagi telah dilakukan rekonstruksi di TKP. Masih ada sejumlah orang lagi yang kita kejar. Tersangka dari warga Wonogiri," katanya.

 

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved