Tenaga Honorer di Pemkab Lampura Keluhkan Pembatasan Penarikan Uang di Tabungan

Sekitar 12 orang tenaga honorer di lingkungan sekretariat Pemkab Lampung Utara mengeluh pembatasan penarikan uang di tabungan.

Tenaga Honorer di Pemkab Lampura Keluhkan Pembatasan Penarikan Uang di Tabungan
Shutterstock
Ilustrasi. Tenaga Honorer di Pemkab Lampura Keluhkan Pembatasan Penarikan Uang di Tabungan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sekitar 12 orang tenaga honorer di lingkungan sekretariat Pemkab Lampung Utara mengeluh pembatasan penarikan uang di tabungan.

Dimana tabungan berisi uang honor yang diterima per bulan Rp 250 ribu perbulan.

"Ada pembatasan saldo minimal di tabungan Rp 100 ribu. Jadi itu memberatkan kami," katanya Arwanto salah satu tenaga honorer, Kamis (16/5/2019).

Menurutnya pihaknya bertanya kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Lampung Utara menanyakan hal tersebut.

Hasilnya pihaknya akan dibantu oleh BPKA untuk koordinasi dengan bank.

"tadi kami sudah ke BPKA mau tanya soal permasalahan itu," ujarnya.

Hal itu tentunya memberatkan, karena biasanya bisa ditarik dengan sisa Rp 30 ribu, namun saat ini harus di sisa Rp 100 ribu.

Penumpang Bus Jurusan Belitang-Rajabasa Kecopetan, Uang Beserta Emas 25 Gram Raib

Kami belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut, jadi kaget ketika akan mengambil honor, tidak bisa seperti biasanya.

Sementara Ashabul Yamin Hakim, kasubid verifikasi, BPKA Lampung Utara menuturkan pihaknya sudah koordinasi dengan bank, sebagai penyaluran honor bagi tenaga honorer.

Aturan Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke 13 PNS Direvisi, Masih Tetap Cair 24 Mei?

"jadi kami tidak punya wewenang. Tapi kabid sudah koordinasi dengan bank," ujarnya.

Saat ini penyaluran honor sudah dalam bentuk non tunai, sehingga tidak bisa lagi secara cash.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved