Tribun Bandar Lampung

Belum Terima Pasien, Radioterapi RSUDAM Sedang Diproses Kemenkes

Kasubag Humas RSUAM Provinsi Lampung Akhmad Sapri menyatakan Radioterapi difungsikan untuk pengobatan penyakit kanker dan sudah dibangun gedungnya.

Belum Terima Pasien, Radioterapi RSUDAM Sedang Diproses Kemenkes
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
TEMPAT RADIOTERAPI - Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin dan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasubag Humas RSUAM Provinsi Lampung Akhmad Sapri menyatakan Radioterapi difungsikan untuk pengobatan penyakit kanker dan sudah dibangun gedungnya di tahun 2016.

Peralatannya dilengkapi di tahun 2017 sampai dengan tahun 2018 untuk persiapapan peralatan dan lainnya. "Nah di tahun 2019 ini rencananya akan dilaunchingkan pelaksanaan Radioterapi," paparnya.

Akan tetapi proses izinnya saat ini sedang diproses pemeriksaan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Ini lagi proses pemeriksaan oleh Kemenkes. Jadi perlu izin karena Radioterapi menggunakan sinar X. Jadi keluar izin dulu baru kita terima pasien dulu," terangnya.

Ia menerangkan ketika RSUAM Provinsi Lampung menyandang status tipe A maka harus memiliki sub spesialis yang banyak seperti Jantung dengan sub spesialis bedah jantung.

Berita Lampung Terpopuler Kamis 16 Mei 2019, Komentar Mahfud MD hingga Uang Rp 100 Juta Dibawa Begal

"Nah untuk Radioterapi termasuk sub spesialis bedah onkologi. Terapinya selain kemoterapi ada Radioterapi," ungkapnya.

Rumah Sakit Abdul Moeloek Punya Radioterapi untuk Pengobatan Tumor

Oleh karenanya layanan Radioterapi di RSUDAM Provinsi Lampung saat ini belum terima pasien namun untuk petugas, dokter dan peralatan sudah siap 100%.

Proses pemeriksaan dari Kemenkes dilaksanakan selama tiga hari dan sudah dimulai dari kemarin, hari ini sampai besok. Nanti setelah pemeriksaan akan diputuskan laik atau tidaknya.

"Tapi dipastikan keluar izinnya mungkin hanya catatan saja rekomendasi misal adanya tambahan saja misal kurang tempat cuci tangan, batas pengunjung dan lainnya," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved