Tribun Lampung Tengah

10 Sopir Bus Dinyatakan Negatif Narkoba

Jelang arus mudik Lebaran, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah menggelar tes urine kepada puluhan pengendara bus

10 Sopir Bus Dinyatakan Negatif Narkoba
TRIBUN LAMPUNG/SYAMSIR ALAM
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah menggelar tes urine kepada puluhan pengendara bus antara kota dalam provinsi (AKDP). Pemeriksaan juga menyasar sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP), Selasa (21/5). 

10 Sopir Bus Dinyatakan Negatif Narkoba

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Jelang arus mudik Lebaran, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah menggelar tes urine kepada puluhan pengendara bus antara kota dalam provinsi (AKDP). Pemeriksaan juga menyasar sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP), Selasa (21/5).

Dari 10 sopir yang menjalani pemeriksaan, tak satupun positif mengonsumsi zat haram narkotika. Satres Narkoba yang dipimpin KBO Ipda Iskandar mendampingi Kasatres Iptu Dailami, mendatangi langsung pemberhentian bus di kawasan Bandar Jaya dan Yukum Jaya.

"Kami mengecek (urine) seluruh awak dan pengemudi angkutan umum. Tujuannya untuk melihat apakah para sopir tersebut menggunakan narkoba saat mengemudikan bus atau tidak," kata Iskandar, kemarin.

Satnarkoba Polres Metro Tes Urine Mendadak Sopir Bus AKAP di Terminal Mulyojadi

Iskandar menjelaskan, meski tak mendapati a sopir yang mengonsumsi zat adiktif namun pihaknya melakukan pendataan kepada para sopir. Tujuannya, pengawasan kepada para sopir selama arus mudik Lebaran tetap berjalan.

"Kami akan tes urine lagi nanti saat mendekati arus mudik. Kami ingin memastikan pengemudi menjalankan tugasnya dengan baik, karena tugas mereka berkendara menyangkut dengan banyak nyawa orang lain," ucapnya.

Sebelumnya, menjelang arus mudik Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengecekan kelaikan jalan bagi armada bus AKDP dan AKAP. Hasilnya, dari sekitar 34 bus uji kelaikan, sebanyak 13 bus dinyatakan tak laik operasi.

18 Sopir Bus di Lampura Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Selain itu, untuk bus yang laik jalan Dishub memasang stiker bus angkutan lebaran di bagian depan bus. Sementara yang tak laik tidak dipasang stiker. Ketidaklaikan bus antara alim terkait izin operasi, lampu kendaraan, dan sabuk pengaman.

Sejumlah sopir mengaku jika tak mempersoalkan adanya tes urine. Mereka justru mendukung kegiatan itu supaya bisa memastikan mereka laik untuk berkendara selama arus mudik nanti.

"Ya saya secara pribadi tidak mempermasalahkan, karena tujuannya kan memang untuk keselamatan. Apalagi memang kita dituntut ekstra untuk bisa kuat membawa mobil di musim arus mudik," kata Purnomo, salah seorang sopir bus.

Sementara Andi sopir lainnya menjelaskan, ia justru menjaga stamina dengan istirahat secukupnya pada saat musim mudik. Alasannya, dengan istirahat cukup maka kesehatan akan terjaga.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved