Moeldoko Ungkap Rencana Busuk Operasi Sniper atau Penembak Jitu pada Aksi 22 Mei

Moeldoko mengungkap ada ancaman sniper atau penembak jitu yang akan beraksi pada unjuk rasa 22 Mei 2019 di depan Kantor KPU RI.

Moeldoko Ungkap Rencana Busuk Operasi Sniper atau Penembak Jitu pada Aksi 22 Mei
kompas.com
Mantan Panglima TNI Moeldoko. Moeldoko Ungkap Rencana Busuk Operasi Sniper atau Penembak Jitu pada Aksi 22 Mei. 

Kemudian, di Kabupaten Malang, lanjut Luki, anggotanya juga berhasil menggagalkan keberangkatan dua bus dan di Tulungagung, anggotanya juga berhasil mengamankan sebuah bus.

"Diawali dari Malang Kota, baru tadi pagi mereka kami keluarkan," katanya.

Pada Minggu malam, anggotanya juga amankan 26 pemuda asal Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru saja menyeberang menggunakan Ferry menuju Banyuwangi.

"Tadi malam di banyuwangi. Mereka dari sumba, menuju bali, kemudian naik Ferry ke Banyuwangi, lalu diamankan Polres Banyuwangi," ujar Luki.

Temuan baru pada Senin (20/5) dini hari, ungkap Luki, anggotanya berhasil menggagalkan keberangkatan tiga mobil mini bus jenis Elf berpenumpang 54 orang asal Bangkalan di Jembatan Suramadu.

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan anggotanya, puluhan orang itu akan mengikuti aksi pada Rabu (22/5) mendatang.

"Melalui negosiasi yang ketat hingga sahur di Jembatan Suramadu dan kami dampingi mereka akhirnya memutuskan untuk kembali memutuskan untuk kembali pulang," ucapnya.

Lalu Senin pagi, tambah Luki, sedikitnya 24 orang asal Kalimantan Selatan diamankan oleh anggotanya saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Mereka diketahui telah mengantongi tiket kereta api tujuan Jakarta yang dijadwalkan berangkat Senin (20/5) pukul 11.00 WIB.

"Jadi cukup banyak yang dari wilayah timur yang menggunakan Jalur laut ataupun jalur darat Alhamdulillah kami bisa bisa amankan," ujar Luki.(*)

Editor: Andi Asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved