Tribun Tulangbawang

Safari Ramadan Winarti ke Kampung Tri Jaya, Pemkab Janji Perbaiki Jalan 2 Km

Memasuki hari ke 16 Ramadan 1440 H, Bupati Tulangbawang Winarti kembali menggelar agenda Safari Ramadan ke Kampung Tri Jaya

Safari Ramadan Winarti ke Kampung Tri Jaya, Pemkab Janji Perbaiki Jalan 2 Km
ist
Bupati Tulangbawang Winarti saat Safari Ramadan ke Kampung Tri Jaya Kecamatan Penawartama, Selasa (21/5) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Memasuki hari ke 16 Ramadan 1440 H, Bupati Tulangbawang Winarti kembali menggelar agenda Safari Ramadan ke Kampung Tri Jaya Kecamatan Penawartama, Selasa (21/5).

Kunjungan bupati didampingi Sekkab Tulangbawang Anthoni beserta sejumlah kepala OPD dan unsur Forkopimda Plus Tulangbawang.

Dalam kunjungan itu, Sayuti tokoh masyarakat Kampung Tri Jaya, meminta pemkab bisa mengaspal jalan poros sepanjang 2 km di kampung itu. "Mohon berkenan Ibu agar kampung kami bisa di aspal tahun depan, " ujar Sayuti di depan Bupati Winarti.

Safari Ramadan Bupati Lampung Utara Donasi Bibit Pohon ke Warga Negeri Ratu

Meyambut ucapan tokoh adat tersebut,Winarti dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan cukup bersyukur, karena dapat disambut hangat dalam silaturahminya ke Kampung Tri Jaya Kecamatan Penawartama.

"Saya terharu tadi dengar sambutan Pak Sayuti, karena mintanya bukan sekarang, mintanya tahun 2020 perbaikan jalan," ujar Bunda Winarti menyambut harapan masyarakat yang disampaikan tokoh masyarakat setempat.

"Insya Allah Pak, tahun depan diperbaiki. Pak Sekda tolong dikawal dipengusulan, dan juga pada Pak Lurah saya berpesan agar gunakan Dana Desa untuk membangun Kampung yang lebih baik, dengan catatan sesuai aturan, jangan dipakai kondangan ya," canda Bunda Winarti.

Bupati Tulangbawang Winarti Layani Emak-emak di Pasar Murah Ramadan

Winarti menjelaskan, tujuan Safari Ramadan selain untuk silaturahmi juga menjadi ajang menyerap aspirasi untuk mengetahui berjalan tidaknya 25 program unggulan Pemkab Tulangbawang di kampung-kampung. Misalnya program pemberian beras untuk anak yatim, dimana beras tersebut harus berasal dari petani Tulangbawang.

"Mengapa demikian, karena semua ini sebagai bentuk gotong royong kita menggerakkan roda perekonomian Tulangbawang, semua kita harap dapat peduli akan segala hal yang asli karya dan produksi masyarakat Tulangbawang," tandas Bunda Winarti.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved