Awas Penyakit Cacar Monyet Mengintai! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penularannya

Awas Penyakit Cacar Monyet Mengintai! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penularannya

Awas Penyakit Cacar Monyet Mengintai! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penularannya
Tribunlampung.co.id/Dini
dr Ahmad Farishal 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan munculnya penyakit cacar monyet atau monkeypox. Penyakit itu pertama kali ditemukan menyerang warga Nigeria yang sedang berada di Singapura
.
Dokter lulusan Universitas Lampung dr Ahmad Farishal mengatakan, monkeypox disebabkan oleh virus yang berasal dari binatang atau zoonosis. Inang atau pembawa virus adalah tikus, primata (monyet), dan tupai. Namun inang utama adalah tikus.

Penularan virus ke manusia melalui kontak darah, cairan tubuh, lesi pada kulit, atau mukosa dari binatang yang tertular virus. Penularan bisa juga dari mengonsumsi daging binatang yang tertular virus.

"Virus itu akan mengalami masa inkubasi atau masa persiapan virus sampai gejala awal selama 6-14 hari. Tapi ada juga literatur yang mengatakan masa inkubasinya selama 5-21 hari," kata dr. Farishal, Kamis, 23 Mei 2019

Gejala awal berupa sakit kepala hebat, nyeri otot, nyeri punggung, badan lemas dan lesu, terkadang tidak enak badan, pembesaran kelenjar getah bening atau yang dikenal limpa denopati, serta demam.

Setelah itu akan mengalami gejala lanjutan berupa timbul ruam dikulit yang dimulai diwajah lalu menyebar keseluruh tubuh.

Anak yang Suka Bantu Orangtua Sejak Kecil, Cenderung Lebih Sukses

Ruam itu seperti cacar yang melepuh lalu keluar cairan bening. Kemudian melepuh lagi dan mengeluarkan cairan seperti nanah, lalu mulai kulit mengeras yang akan bertahan sampai 3 minggu

Jika sudah mengalami gejala itu, sebaiknya langsung datang ke dokter untuk melakukan pengobatan. Walaupun menurut pemerintah bisa sembuh sendiri dalam jangka waktu 14-20 hari. Pengobatan bertujuan untuk mencegah bahaya, penularan, dan komplikasi.

Beredar Kabar Tentara di Lampung Terjangkit Cacar Monyet, RSPAD Beri Penjelasan

Selain itu pengobatan juga untuk mencegah infeksi sekunder yang bisa terjadi. Itu karena pasti kulit terbuka dan menyebabkan kuman mudah masuk kedalam kulit. Saat kuman masuk, kemungkinan bisa terjadi infeksi yang lain

Selama pasien belum sembuh, pasien harus diisolasi dari orang lain, terutama orang yang dekat dengan pasien. Hal itu karena monkeypox sangat menular.

VIDEO - Fakta tentang Cacar Monyet yang Perlu Diketahui

Contohnya, warga Negara Nigeria yang terserang monkeypox sudah menulari 23 orang yang ada didekatnya.

Agar tidak terkena monkeypox, baiknya melakukan pencegahan. Caranya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Seperti mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kontak langsung dengan inang pembawa (tikus, primata, dan tupai)

Lalu membatasi pajanan langsung dengan darah atau daging yang tidak dimasak dengan naik. Kemudian yang paling penting hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, menghindari kontak hewan liar, atau mengonsumsi daging hewan liar yang diburu. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved