Gelar Pasar Murah Ramadan, Bank Indonesia dan BMPD Sediakan 2000 Paket Sembako

Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung dan BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah) Lampung menggelar Pasar Ramadan di Kantor Bank Indonesia.

Gelar Pasar Murah Ramadan, Bank Indonesia dan BMPD Sediakan 2000 Paket Sembako
Tribunlampung.co.id/Ana
Suasana Pasar Murah Ramadan Bank Indonesia dan BMPD Lampung, Kamis (22/5). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung dan BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah) Lampung menggelar Pasar Ramadan di Kantor Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung, Kamis (23/5) pagi.

Ada sebanyak 2.000 paket sembako yang dapat ditebus seharga Rp 25 ribu dari harga normal Rp 81 ribu berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak dan 1 kilogram gula pasir dalam Pasar Murah Ramadan yang juga menggandeng ACT Lampung ini.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mengatakan, Pasar Murah Ramadan ini adalah kegiatan rutin kerjasama BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah) Lampung dan Bank Indonesia yang dilakukan setiap tahun.

Selain mengadakan Pasar Murah, pada hari yang sama juga dilakukan penyerahan 50 paket pakaian layak pakai dari Gerakan Anti Mubazir kepada masyarakat di Kampung Pemulung Cut Mutia dan Kampung Nelayan Rawalaut.

Dua Hari Kedepan Benda Langit Berukuran 15 Kali Lapangan Bola Akan Mendekat ke Bumi  

"Dilanjutkan dengan penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan buka puasa bersama 100 orang anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Islam, Kasih Ibu dan Sholawatul Falah pada sore harinya," jelas dia.

Budiharto menambahkan, antusiasme Bank Indonesia dan anggota BMPD meningkat, terbukti dari jumlah paket sembako yang tahun lalu menyediakan 1.500 paket kini menjadi 2.000 paket sembako.

Rehat Pengamanan, Anggota Brimob Ini Sempatkan Lepas Kangen dengan Istri: Kondisi Ku Baik-baik Saja

Bank Indonesia dan BMPD menyadari di bulan puasa dimana kebutuhan masyarakat meningkat dan pedagang juga ingin mengambil keuntungan sehingga harga naik karena adanya kesenjangan antara supply dan demand.

Untuk itu, kegiatan seperti Pasar Murah Ramadan ini dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan saat Ramadan dan jelang Lebaran.

"Ini hanya merupakan salah satu dari ul0paya-upaya yang dilakukan oleh beberapa pihak karena pemerintah daerah dan lainnya juga melakukan hal sejenis di 178 titik pasar murah di daerah-daerah di Lampung," imbuhnya.

Lebih lanjut, kegiatan semacam ini yang dilakukan oleh banyak pihak juga sebagai usaha untuk meredam laju inflasi selama bulan Ramadan.

Untuk diketahui, perkembangan inflasi di Lampung pada April 2019 meningkat dari 0,32 persen menjadi 0,66 persen yang merupakan hasil gabungan inflasi gabungan dari dua kota yakni Bandar Lampung (0,69 persen) dan Metro (0,52 persen).

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved