Pelaku Bisnis Online Berharap Pembatasan Penggunaan Sosmed Segera Berakhir

Kebijakan pembatasan efektivitas sosial media ditanggapi beragam oleh pelaku bisnis yang mengandalkan sosial media sebagai sarana memasarkan promosi.

Pelaku Bisnis Online Berharap Pembatasan Penggunaan Sosmed Segera Berakhir
Instagram
Screenshot akun ig Anindita Veyba 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDARLAMPUNG - Kebijakan pembatasan efektivitas sosial media ditanggapi beragam oleh pelaku bisnis yang mengandalkan sosial media sebagai sarana memasarkan promosi bisnisnya.

Salah satunya Anindita Veyba Aldarizky yang biasa menerima job foto katalog dan endorsement untuk diposting di akun instagramnya.

"Ya jadi nggak bisa ngepost video maupun foto ke ig karena ngedown servernya. Udah tiga hari terakhir," jelas pemilik akun instagram @aninditaveyba kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (23/5/2019).

Mahasiswi Ilmu Komputer Universitas Lampung ini sampai membatalkan tiga tawaran endorse yang masuk karena tidak ingin mengecewakan klien.

"Bahkan ada yang sudah bayar tapi ya mau gimana belum bisa post video maupun fotonya. Jadi ya saya minta klien untuk mengerti," kata dia.

Inilah 11 Daerah Paling Terkena Dampak WhatsApp, Facebook, dan Instagram Down, Lampung Termasuk Lho!

Menurutnya, menggunakan aplikasi tertentu untuk mendukung kelancaran bersosial media juga percuma selain itu dianggapnya kurang aman karena numpang server luar. Selain itu tetap tidak banyak juga yang bisa melihat postingannya.

"Jadi ya pasrah aja. Ada satu tawaran tetap diterima karena sudah terlanjur kontrak. Tapi ya minta klien bersabar aja," imbuhnya.

WhatsApp, Facebook, dan Instagram Dibatasi, Pengguna Download VPN Untuk Mengatasinya

Dia berharap server sosmed segera membaik karena penggunaan sosmed banyak juga digunakan untuk hal positif seperti bisnis. Anin juga berharap kondisi Indonesia pasca keluarnya hasil pilpres segera membaik dan damai.

Hal serupa dialami owner D'Penyetz & D'Cendol Eddy Simanjaya yang memegang tiga cabang yakni Bandar Lampung, Samarinda, dan Balik Papan menyikapi positif kebijakan pemerintah meskipun dirinya sedikit merugi.

"Kita sebagai masyarakat berkorban dikit demi negara nggak papa. Daripada posting yang nggak-nggak dan jadi heboh negara ribut mending negara aman bisnis terganggu sedikit," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved