Disebut Tewas Digebuki Polisi, Tersangka Andri Bibir Akhirnya Angkat Bicara, Ini Pengakuannya

Disebut Tewas Digebuki Polisi, Tersangka Andri Bibir Akhirnya Angkat Bicara, Ini Pengakuannya

Disebut Tewas Digebuki Polisi, Tersangka Andri Bibir Akhirnya Angkat Bicara, Ini Pengakuannya
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN VIA KOMPAS.COM
Polisi mengamankan pendemo yang rusuh di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Bentok terjadi setelah massa dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam. 

Disebut Tewas Digebuki Polisi, Tersangka Andri Bibir Akhirnya Angkat Bicara, Ini Pengakuannya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polri menetapkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. Mereka disangka polisi melakukan provokasi untuk membuat kerusuhan.

Ada bambu sudah dipersiapkan settingan kelompok tersebut, demo yang tadinya damai menjadi rusuh," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Satu tersangka adalah A alias Andri Bibir, yang ditangkap di Kampung Bali, Tanah Abang.

Andri berperan mengumpulkan batu agar diberikan kepada perusuh untuk melempari aparat kepolisian.

"Ini prakarsa orang dalam satu area, salah satunya saudara A atau Andri Bibir.

Andri mengumpulkan batu dengan menggunakan tas ransel, batu itu disuplai ke temannya 11 orang.

Habis cari lagi kirim lagi, dan lempar lagi," kata Dedi.

Sosok Andri Bibir (30), yang dalam versi video viral disebut anak di bawah umur dan tewas setelah pemukulan, juga dihadirkan.

Polisi akhirnya berhasil mengungkap peristiwa tersebut. Ternyata pria dalam video itu adalah Andri Bibir (30).

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved