Kasus Suap Mesuji

VIDEO Khamami Jalani Sidang Perdana, Begini Dakwaan Jaksa KPK

Bupati nonaktif Mesuji Khamami akhirnya menjalani persidangan perdana.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bupati nonaktif Mesuji Khamami akhirnya menjalani persidangan perdana.

Bersama adik kandungnya, Taufik Hidayat, dan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra, ketiga terdakwa mendengarkan pembacaan dakwaan oleh JPU KPK di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Senin, 27 Mei 2019.

Meskipun ketiganya memiliki surat dakwaan yang sama, JPU KPK memiliki pertimbangan untuk memisahkan dakwaan antara Wawan dengan Khamami dan Taufik.

Dalam pembacaan kedua dakwaan, JPU KPK Subari Kurniawan pun mengatakan bahwa perbuatan ketiga terdakwa sama-sama diancam dalam pidana sebagaimana dalam pasal 12 huruf a dan pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Menurut Subari, perbuatan ketiga terdakwa dilakukan dalam kurun waktu 2017 hingga 2018.

Terdakwa Khamami selaku Bupati Mesuji bersama-sama dengan terdakwa Taufik Hidayat dan Wawan Suhendra selaku Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, dalam penuntutan dilakukan secara terpisah,  serta Najmul Fikri selaku Kadis PUPR Kabupaten Mesuji.

BREAKING NEWS - Daftar Proyek dari Khamami untuk Adik Kandungnya dan Kardinal

BREAKING NEWS - Hanya 2 Nama Ini yang Disetujui Khamami Jadi Rekanan Proyek Mesuji, Termasuk Adiknya

"Melakukan atau turut serta  melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri-sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan, telah menerima hadiah atau janji," ucap Subari.

Kata JPU, janji tersebut berupa uang tunai sejumlah Rp 1,58 miliar dari Sibron Azis selaku pemilik PT Subanus melalui Kardinal selaku bos PT Jasa Promix Nusantara.

"Serta sejumlah uang sebesar Rp 850 juta dari rekanan yang mengerjakan proyek di bidang sumber daya air  Dinas PUPR Kabupaten Mesuji TA 2018 yang dikumpulkan melalui Tasuri," ucapnya.

Lanjut JPU, janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan dan memberikan jatah proyek pada Dinas PUPR Mesuji Tahun Anggaran 2018.

"Khususnya proyek bidang Bina Marga APBD dan APBD Perubahan Dinas PUPR Kabupaten Mesuji TA 2018," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa/Wahyu Iskandar)

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved