Tribun Tulangbawang

Mayat Nenek 75 Tahun Mengambang di Sungai Etanol

Polsek Banjar Agung melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) peristiwa penemuan mayat perempuan tanpa busana

Mayat Nenek 75 Tahun Mengambang di Sungai Etanol
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
MAYAT MENGAMBANG - Polsek Banjar Agung saat mengidentifikasi mayat yang ditemukan mengambang di sungai etanol, Kampung Warga Makmur Jaya pada Selasa (28/5), sekitar pukul 09.00 WIB 

Mayat Nenek 75 Tahun Mengambang di Sungai Etanol

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Polsek Banjar Agung melakukan identifikasi dan olah TKP (tempat kejadian perkara) peristiwa penemuan mayat perempuan tanpa busana yang mengapung di sungai.

Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudimengatakan, peristiwa penemuan mayat tersebut terjadi pada Selasa (28/5), sekitar pukul 09.00 WIB, di sungai etanol, Kampung Warga Makmur Jaya.

"Adapun identitas dari mayat tersebut adalah Suminem (75), berprofesi IRT (ibu rumah tangga), penduduk Kampung Warga Makmur Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang," ujar Kompol Rahmin. Rabu (29/5).

Polsek Banjar Agung Identifikasi Penyebab Kebakaran Minibus di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya

Mayat pertama kali ditemukan saksi Giwan (35), berprofesi tani, penduduk Kampung Warga Makmur Jaya yang akan menambang pasir di sungai etanol. Ketika turun ke sungai, Giwan melihat sesosok mayat perempuan mengapung dengan posisi tanpa busana.

Melihat peristiwa itu, Giwan langsung memberitahukan warga. Sementara salah seorang warga ada yang mengetahui identitas mayat yang rumahnya sekitar 100 meter dari TKP. "Petugas kami yang mendapatkan informasi tentang kejadian langsung berangkat menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi terhadap mayat dan melakukan olah TKP," kata Kapolsek.

Salut! Polsek Banjar Agung Cor Jalan Berlubang

Mayat tersebut lalu dibawa menuju ke Puskesmas Tulang Bawang I untuk dilakukan VER (visum et repertum) dengan menggunakan mobil ambulance milik kampung. Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter di tubuh korban ditemukan luka lecet di tangan sebelah kanan, luka lecet di pinggang dan punggung yang kemungkinan disebabkan karena korban jatuh mengenai tanah sebelum masuk dan tenggelam di sungai.

"Informasi yang didapatkan petugas saat di TKP, nenek tersebut kondisinya sudah pikun dan di TKP temukan kotoran korban. Diperkirakan korban buang air besar di pinggir sungai, lalu terpeleset dan jatuh ke dalam sungai," ungkap Kompol Rahmin.

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan dari anak korban, yang mengatakan bahwa hari Selasa (28/5), sekira pukul 03.00 WIB, saat anaknya hendak makan sahur. Anaknya tersebut mencari korban, tetapi tidak menemukan dimana keberadaan korban. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved