Pernah Gagal Dilantik Sebagai Kapolri, Budi Gunawan Jadi Target Pembunuhan Pasca Kerusuhan 22 Mei

Mereka adalah Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden bidang intelijen Gories

Pernah Gagal Dilantik Sebagai Kapolri, Budi Gunawan Jadi Target Pembunuhan Pasca Kerusuhan 22 Mei
Ihsanuddin
Budi Gunawan menggunakan seragam dengan bintang 4 usai dilantik sebagai Kepala Badan Intelijen Negara, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/9/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memaparkan daftar nama yang menjadi target pembunuhan dalam kerusuhan 22 Mei.

Ia menyampaikan hal tersebut ketika melakukan konferensi pers di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Selasa 28 Mei 2019 kemarin.

Ada empat pejabat negara yang menjadi target pembunuhan pembunuh bayaran yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden bidang intelijen Gories Mere.

Nama-nama tersebut didapatkan berdasarkan pengakuan enam pelaku yang terlibat dalam rencana pembunuhan empat pejabat dan satu pimpinan satu lembaga survei.

"Dasar kami sementara ini hanya Berita Acara Pemeriksaan (BAP). BAP itu resmi, projusticia, hasil pemeriksaan pada tersangka yang sudah kami tangkap bukan karena informasi intelijen, beda," ucap Tito.

Tito telah menyampaikan kepada keempat pejabat negara tersebut terkait nama mereka yang ada di daftar target pembunuhan.

Selain itu, Tito juga telah memberikan pengamanan maksimal kepada mereka.

Peluru Tajam Berserakan Saat Kerusuhan 22 Mei, Mantan Kepala BAIS Sebut Dibongkar Orang Terlatih

KPAI Temukan Anak-anak di Bawah Umur Ikut Kerusuhan 22 Mei, Ada dari Lampung!

Dari daftar nama tersebut ada Budi Gunawan yang sebelumnya pernah terlibat dalam polemik cicak vs buaya jilid tiga.

Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Budi Gunawan, dan Komjen (Purn) Gories Mere. Mereka adalah 4 tokoh yang akan dibunuh oleh kelompok yang beraksi dengab memanfaatkan momen Pilpres 2019.
Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Budi Gunawan, dan Komjen (Purn) Gories Mere. Mereka adalah 4 tokoh yang akan dibunuh oleh kelompok yang beraksi dengab memanfaatkan momen Pilpres 2019. (photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com)

Ya, cicak vs buaya adalah sebutan untuk gesekan yang terjadi antara dua instansi pemerintahan yakni, KPK dan Polri.

Halaman
123
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved