Mudik Lebaran 2019

Polisi Sebar Sniper di Jalinsum hingga Jalinteng, Hari Ini Operasi Ketupat Krakatau 2019 Dimulai

Polda Lampung akan menyebar para penembak jitu alias sniper di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) hingga Jalan Lintas Tengah (Jalinteng).

Polisi Sebar Sniper di Jalinsum hingga Jalinteng, Hari Ini Operasi Ketupat Krakatau 2019 Dimulai
tribunlampung/Hanif Mustafa
Sebanyak 4.681 personel diturunkan untuk melakukan pengamanan saat mudik maupun balik Lebaran 2019 di beberapa titik rawan. 

Di wilayah Mesuji, polres akan menebar tim buser pada jalur mudik lebaran 2019 baik di Jalintim maupun ruas tol yang melintasi wilayah itu. "Langkah itu dilakukan untuk mengamankan pemudik yang melintas dari tindak kriminalitas di jalan raya," jelas Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo.

Menurutnya, polres menurunkan 160 personel polisi. Pihaknya juga mendirikan lima pos, baik pengamanan maupun pelayanan. Selain standby di pos pelayanan dan pos pengamanan, personel Polres Mesuji juga akan menerapkan patroli yang bersifat mobile di jalur mudik baik di Jalintim maupun ruas tol.

Polres Tulangbawang mendirikan empat pos pada Operasi Ketupat Krakatau Lebaran 2019. Empat pos itu terdiri dari satu Pos Pelayanan dan tiga Pos Pengamanan.

Menurut Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, jumlah personel Polri yang diterjunkan dalam pelaksanaan operasi sebanyak 194 orang dan akan dibantu 14 personel TNI serta instansti terkait lainnya seperti Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Senkom.

Untuk Polres Metro menerjukan 159 personel dan menghadirkan pos pelayanan di Taman Merdeka Masjid Taqwa dan pos pengamanan di Yosodadi 21, Metro Timur.

Sementara Polres Tanggamus menerjunkan 500 personel gabungan. Mereka juga membangun empat posko pengamanan di Tanggamus serta satu posko pelayanan di Pringsewu.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Barotomengatakan, untuk teknis pengamanan pada jalinbar wilayah barat meliputi ruas Kecamatan Wonosobo, Bandar Negeri Semong, dan Semaka, akan diadakan patroli gabung bersama anggota TNI dan Satpol PP. Sebab ruas ini adalah jalur rawan kriminalitas.

Penerapan Difrensiasi Tarif Penyeberangan Mudik Lebaran 2019, PT ASDP Ngaku Belum Ada Arahan Pusat!

45 Daerah Rawan Macet

Selain mempetakan daerah rawan kriminalitas dan kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas, Polda Lampung juga mempetakan titik-titik macet.

Setidaknya ada 45 daerah rawan macet mulai dari Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), Jalan Lintas Timur (Jalintim), hingga Jalan Lintas Barat (Jalinbar).

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, dari 45 daerah rawan macet itu ada lima titik yang perlu diwaspadai para pemudik.

Kelima titik tersebut yakni di Jalur Lintas Tengah, Jalur Lintas Timur, Jalur Lintas Barat, lokasi wisata, dan jalur tol.

"Di jalur lintas tengah yang harus diwaspadai seperti di Pasar Bandar Jaya, Simpang Baruna Panjang. Di jalur lintas timur seperti Pasar Unit II dan tanjakan Cakat Raya. Sementara di jalur lintas barat yang perlu diwaspadai seperti di Tugu Cokelat dan simpang Tugu Pengantin (lihat grafis)," jelas Pandra, Selasa (28/5/2019).

Di seluruh titik rawan ini, personel gabungan hadir untuk mengamankan lalu lintas.

Selain itu, personel gabungan juga mengamankan obyek-obyek penting seperti 9.284 masjid, 229 lapangan, 15 terminal, empat bandar udara, dua pelabuhan, dan empat jalur utama lintas Sumatera.

"Serta jalur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni hingga Terbanggi Besar," ungkapnya. "Kemudian 31 daerah rawan longsor dan banjir, 66 objek wisata serta 33 pusat perbelanjaan," paparnya.

(tribunlampung.co.id//nif/sam/ang/end/dra/tri)

Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved