Sosok Donatur Rencana Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Gelontorkan Uang Dolar Singapura ke Eksekutor

Sejumlah temuan polisi mengungkap status sosial penyandang dana kasus rencana pembunuhan pejabat negara.

Sosok Donatur Rencana Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Gelontorkan Uang Dolar Singapura ke Eksekutor
KOMPAS.com/Devina Halim
Ilustrasi - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019). Sosok Donatur Rencana Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Gelontorkan Uang Dolar Singapura ke Eksekutor. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah temuan polisi mengungkap status sosial penyandang dana kasus rencana pembunuhan pejabat negara dalam aksi 22 Mei 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, penyandang dana dalam kasus rencana pembunuhan pejabat negara adalah orang papan atas.

Hal itu diungkapkan Dedi karena sang penyandang dana memberikan pecahan dolar Singapura untuk digunakan membeli senjata.

"Iya (orang papan atas) pendananya ya," ujar Dedi Prasetyo di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Namun, saat ditanya siapa pendana tersebut, Dedi mengatakan sosok tersebut masih didalami dan akan diungkap.

Dedi mengatakan, pendana memberikan pecahan dolar Singapura kepada HK selaku tersangka koordinator lapangan dalam kasus tersebut.

Pecahan dolar Singapura yang diterima HK senilai Rp 150 juta.

Uang tersebut digunakan untuk membeli senjata.

Daftar Jenderal yang Jadi Target Pembunuhan 22 Mei, Simak Profilnya

"Cash, langsung dikasih cash. Kemudian dicairkan di money changer Rp 150 juta langsung dia pakai untuk itu (beli senjata)," kata Dedi.

Polisi mengungkap adanya kelompok pihak ketiga yang ingin menciptakan martir dalam aksi menolak hasil pilpres pada aksi 22 Mei 2019 di depan Gedung Bawaslu, Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved