Video Tribun Lampung

VIDEO Pemkot Bandar Lampung Terima Opini WTP Sembilan Kali Berturut-turut

Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan kembali penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) beruntun sembilan kali hasil audit Badan Pemeriksa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan kembali opini penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) beruntun sembilan kali hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung.

Hasil penilaian WTP tersebut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung, Sunarto kepada Wali Kota Bandar Lampung Herman HN dalam Kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018 di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung berlokasi di Jalan P. Emir M. Noer, Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa (28/5/2019).

"Ya Alhamdulillah Bandar Lampung masih mendapat WTP hasil audit BPK Perwakilan Provinsi Lampung. Dan ini yang kesembilan kali," ungkap Herman, Selasa (28/5/2019).

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada staf yang mana gigih yang mempertahankan administrasi baik di kota Bandar Lampung.

"Mudah-mudahan kedepannya lebih baik lagi karena ini amanah dari rakyat dan harus dipegang teguh," terangnya.

Kalau untuk catatan tadi yang disampaikan belum tahu. "Ya belum tahu soalnya belum lihat biasanya ada catatan itu," pungkasnya.

Sementara, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Lampung Sunarto menuturkan, ada tujuh kabupaten/kota pada hari ini melaksanakan penyampaian laporan.

Menurutnya ketujuh kabupaten/kota tersebut adalah Kabupaten Lampung Utara, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung Timur, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.

"Sebelumnya juga sudah ada delapan kabupaten/kota dan provinsi sudah dilakukan juga. Karena batas waktunya 60 hari kita tuntaskan hari ini semua. Pas 60 hari selesai tugas BPK untuk menyampaikan," paparnya.

Indikator menentukan untuk menetapkan WTP ataupun Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yaitu yang jelas memperbaiki laporan keuangan semua telah disajikan sesuai dengan standar yang ada.

"Karena sifat kita motret semua apa yang disajikan semua didukung dengan semua data. Mudahnya, apa yang disajikan laporan keuangan semuanya bisa dijelaskan. Kalau tidak bisa dijelaskan itu akan kita telusuri itu di luar kalau adanya permasalahan lain," paparnya.

Menurutnya, memang ada beberapa hal yang harus diselesaikan seperti terkait masalah kepatuhan ada kekurangan spek harus dikembalikan, ada aset yang belum sepenuhnya tertib maka harus ditertibkan.

"Itu judulnya, tapi di dalamnya jelas kita rinci sebab kalau dibiarkan tentunya akan mempengaruhi opini publik," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin/Wahyu Iskandar)

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved