Tribun Metro

11 Puskesmas di Metro Beroperasi Selama Lebaran

Wali Kota Achmad Pairin meminta rumah sakit dan puskesmas tetap buka melayani pasien selama Lebaran.

11 Puskesmas di Metro Beroperasi Selama Lebaran
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
INSENTIF RT - Wali Kota Achmad Pairin menyerahkan dana insentif RT/RW dan guru TPA, Rabu (19/12). Bantuan insentif itu diharapkan mampu mendongkrak pelayanan kepada warga. 

11 Puskesmas di Metro Beroperasi Selama Lebaran

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Achmad Pairin meminta rumah sakit dan puskesmas tetap buka melayani pasien selama Lebaran.

Ia mengaku, telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Metro untuk mengatur kesiapan pelayanan di puskesmas selama Lebaran. "Jadi, semua kantor pelayanan kesehatan diharapkan tetap melayani masyarakat, harus ada petugasnya, terutama dokter," tukasnya, Kamis (30/5).

Pairin menjelaskan, ada 11 puskesmas di Kota Metro yang sudah terakreditasi. Karenanya harus tetap melayani masyarakat dan mempertahankan status terakreditasinya.

Diskes Siagakan 27 Ambulans di Tiga Poskotis

Ia menilai, Lebaran biasanya berpotensi terjadi gangguan kesehatan, sebab selama puasa porsi makan akan diatur, sedang saat Idul Fitri makanan banyak. Pun demikian bagi mereka yang mudik ke Metro mengalami kelelahan.

"Kan banyak makanan enak biasanya tuh. Mulai dari yang bersantan, berlemak, hingga menu yang serba manis. Nah, itu dapat membahayakan kesehatan, jika tidak dikontrol dengan baik. Makanya pelayanan kesehatan tetap harus buka," jelasnya.

Sementara Wakil Wali Kota Djohan sebelumnya menginstruksikan agar pelayanan kesehatan selama Lebaran harus tetap berjalan. Baik puskesmas ataupun RSUD Ahmad Yani.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Metro menyiagakan 27 ambulans di Poskotis mulai 28 Mei hingga 13 Juni 2019.

Pasien dan Pegawai Selalu Alami Kejadian Mistis, Puskesmas Ini Akhirnya Ditutup

Kepala Diskes Kota Metro Erla mengatakan, 27 ambulance nantinya akan dibagi pada tiga poskotis. Yakni di Masjid Taqwa, eks SPBU Yosodadi, dan di depan Palem Indah Ganjaragung. Untuk ambulans di Masjid Taqwa dan Eks SPBU Yosodadi beroperasi selama 24 jam.

"Untuk yang di Ganjaragung kita mengikuti polisi sampai dengan jam 3 sore. Mobil disiagakan akan dibagi shift. Ini dilakukan untuk memberikan pengobatan bagi para pemudik yang mengalami masalah kesehatan saat diperjalanan," ujarnya, Rabu (29/5).

Selain dari Dinkes dan Puskesmas, ambulance juga atas partisipasi sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Kota Metro. "Kalau untuk puskesmas jumlahnya ada 12, terus 2 dari Dinkes, ditambah 13 ambulans dari rumah sakit swasta dan klinik," ungkapnya.

Dijelaskannya, pada mobil ambulance dilengkapi peralatan obat-obatan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Selain itu juga ada petugas kesehatan dan supir yang siap jalan.

"Jadi saya minta petugas untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai jadwal dan tata tertib di puskesmas. Jangan sampai poskotis bermasalah gara-gara petugas kesehatan. Jaga nama baik Dinas Kesehatan agar poskotis dapat berjalan lancar," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved