Pemilu 2019

Terima Kasih Ma'ruf Amin kepada Masyarakat karena Tak Terpancing Provokasi

Maruf Amin Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat yang Partisipasi di Pemilu Serentak

Terima Kasih Ma'ruf Amin kepada Masyarakat karena Tak Terpancing Provokasi
Presidential Palace/Agus Suparto
Calon presiden 01 Joko Widodo didamping KH Ma'ruf Amin bersyukur dan berterima kasih atas pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) disaksikan warga Kampung Deret Johar Baru. Jakarta, Selasa (21/5/2019) Hasil rekapitulasi suara menetapkan pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf sebagai peraih suara terbanyak mencapai 55,5 persen. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - KH Ma'ruf Amin menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Pemilu Serentak 2019.

Dikutip dari Tribunnews.com, Kamis 30 Mei 2019, KH Ma'ruf Amin juga mengapresiasi mayoritas masyarakat yang tidak terpancing aksi provokasi terkait penetapan hasil Pemilu 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, yang menetapkan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung kami (Jokowi dan Ma'ruf Amin),” kata Ma'ruf Amin saat menghadiri acara tasyakur kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf yang diselenggarakan Arus Baru Indonesia (ARBI) di IPB International Convention Center, Bogor, Rabu 29 Mei 2019 malam WIB.

Namun, menurut Ma'ruf, keputusan masyarakat Indonesia yang memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf masih harus menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Itu karena gugatan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2019 masih berada di tangan MK.

“Walaupun masih menggantung, karena menunggu penetapan MK, kita tetap bersyukur karena Pemilu 2019 berjalan dengan lancar,” tutur Ma'ruf.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu turut mengingatkan masyarakat tentang bahaya ujaran kebencian dan berita bohong (hoaks).

Menurut Ma'ruf, hoaks merupakan sumber bencana, bahkan bisa merusak keutuhan bangsa.

TKN Jokowi-Amin Bersiap Hadapi Gugatan BPN Prabowo-Sandiaga di MK

TKN Jokowi-Maruf Pertanyakan Status Pihak Terkait ke MK

Alhasil, Ma'ruf Amin berharap masyarakat untuk tidak menjadi pelaku hoaks.

“Beberapa pelaku (penyebar hoaks) yang ditangkap harus hadi pelajaran untuk kita semua. Rivalitas pemilu juga tidak perlu membuat kita membenci. Berbeda agama saja kita bisa menerima, apalagi hanya karena hasil pemilu. Pemilu itu bukan perang,” imbau Ma'ruf.

Halaman
12
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved