KPK Terima Laporan Gratifikasi Gula 1 Ton di Lampung, Ini Pemberi dan Penerimanya

KPK menerima laporan adanya gratifikasi berupa gula pasir sebanyak 1 ton dari perusahaan swasta terhadap salah satu Pemda di Provinsi Lampung

KPK Terima Laporan Gratifikasi Gula 1 Ton di Lampung, Ini Pemberi dan Penerimanya
KOMPAS.COM/LUTFY MAIRIZAL PUTRA
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (17/4/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan adanya gratifikasi berupa gula pasir sebanyak 1 ton dari perusahaan swasta terhadap salah satu pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Lampung.

Informasi yang dihimpun, pemberian ini terkait hadiah hari raya Idulfitri 1440 Hijriah yang diberikan ke Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya laporan tersebut.

"Iya, dilaporkan," ungkapnya Minggu 2 Juni 2019.

Lanjutnya, pemberinya adalah perusahaan swasta sementara penerima adalah pemerintah daerah.

“Gula pasir 1 ton dari (perusahaan) ke salah satu pemerintah daerah senilai Rp 10 juta,” sebutnya.

Disinggung soal perusahaan yang memberikan gula tersebut, Febri tidak bisa menyampaikan.

"Nama perusahaan tidak bisa kami sampaikan,” jawabnya.

Namun, kata Febri, KPK telah memberi rekomendasi kepada pejabat daerah tersebut untuk mengembalikan pemberian tersebut.

"KPK menyarankan gula tersebut untuk (segera) dikembalikan ke pemberi, agar jadi pembelajaran kedepan, (sehingga) tidak memberikan hal serupa pada unsur penyelenggaraan negara di daerah ataupun pusat,” ujarnya.

Atas rekomendasi tersebut, Febri mengatakan bahwa pemerintah daerah tersebut sudah melakukan pengembalian 1 ton gula pasir ke pemberi.

"Sudah dikembalikan dan ada tanda terimanya," tuturnya.

Terkait gratifikasi ini akan diproses hukum, Febri menyampaikan belum bisa ditindak lanjuti.

"Pemberiannya tertuju pada pemda bukan perorangan, kalau perorangan akan diproses,” tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved