Lebaran 2019

Hindari Konvoi Kendaraan Saat Malam Takbiran Lebaran 2019, Parosil Gelar Lomba Bedug di Kota Liwa

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus merencanakan menggelar open house Lebaran di rumah dinas dan rumah pribadinya di Lambar.

Hindari Konvoi Kendaraan Saat Malam Takbiran Lebaran 2019, Parosil Gelar Lomba Bedug di Kota Liwa
Humas Pemkab Lambar
Safari Ramadan terakhir dilaksanakan Bupati Lampung Barat H Parosil Mabsus di Kecamatan Pagar Dewa, tepatnya di Masjid Al-ikhlas Pekon Basungan, Kamis (23/5) sore. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LIWA - Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus merencanakan menggelar open house Lebaran di rumah dinas dan rumah pribadinya di Lambar.

Namun, sebelum itu, pada malam takbiran nanti, akan ada lomba bedug di Liwa, Lambar, untuk menghindari konvoi kendaraan malam takbiran.

“Rencananaya malam satu Syawal kita lomba bedug di Pasar Liwa, seputuran Sindalapai dan Hamtebiu, malam takbiran bersama. Sebagai bentuk ajakan masyarakat agar tidak takbiran dengan konvoi kendaraan, mengghindari hal-hal tidak diinginkan, jatuh kecelakaan, maka saya arahkan dengan pak camat kita lomba bedug saja,” ujarnya.

Selanjutnya kata Parosil, setelah itu ia akan mengegglar salat Idul Fitri bersama forkopimda di Islamic Center, Lambar.

“Besok paginya salat Ied di Islamic Center, bersama pak wakil dan forkopimda dan OPD. Langsung open house rumah dinas, sampai malam hari. Besoknya di rumah pribadi Kebun Tebu,” ucapnya.

Untuk tradisi Lebaran, Parosil mengatakan, hampir sama dengan keluarga lainnya yakni sungkeman kepada orangtua, mendatangi kakak-kakak, dan saudara tua lainnya.

Tak Ada Menu Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri di Rumah Nunik. Gelar Open House di Waway Karya Lamtim

“ Kalau tradisi Lebaran, biasa sungkem dengan orangtua, itu yang paling utama. Sesudah itu baru kita silaturahmi dengan keluarga lain. Silaturahmi dengan yang lebih tua di keluarga, kita yang datang, besoknya baru masyarkaat umum di rumah pribadi. Tradisi biasa,” ujarnya.

Untuk menu Lebaran, Parosil mengaku ada panganan khas Lambar yang biasanya disuguhkan seperti lemang, dan tapai.

“Kalau menu namanya lebaran, Lampung Barat biasanya Lemang dan tapai, tradisi ini sudah mulai agak terkikis karena masyarakat banyak mengambil yang praktis saja (panganan pasar),” tandansya.

Untuk agenda pemda, Parosil mengaku belum mengetahui jadwal pasti halal bihalal pasca Lebaran.

“Agenda halal bihalal pemerintah nanti menyesuaikan dengan agenda provinsi agar tidak bertabrakanakan, tetapi kalau kegiatan karang taruna, banyak memang dari 2 -4 Syawal banyak, Sekura Cakak Buah,” pungkasnya.

(tribunlampung.co.id/beni yulianto)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved