Polda Lampung

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Ibunda Kabid Humas Polda Lampung Pandra Arsyad Berpulang

Ibunda Pandra, Hj Darmiza Arsyad, meninggal dunia pada Senin 3 Juni 2019 sekitar pukul 18.30 WIB dalam usia 82 tahun.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Ibunda Kabid Humas Polda Lampung Pandra Arsyad Berpulang
ISTIMEWA
Kabid Humas Polda Lampung Zahwani Pandra Arsyad bersama Ibunda Hj Darmiza Arsyad. Ibunda meninggal dunia pada Senin 3 Juni 2019 sekitar pukul 18.30 WIB dalam usia 82 tahun. 

Pandra pun menjadikan nasihat ibunya sebagai pegangan. Intinya, jangan frustrasi jika gagal meraih sesuatu. Kegagalan adalah sukses yang tertunda.

Singkat cerita, Pandra banting setir dengan berkuliah. Ia menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta.

Tanpa sengaja, saat semester II, ia bertemu seseorang yang kelak turut mengubah jalan hidupnya. Pandra mengikuti kontes Abang None Jakarta mewakili Jakarta Timur.

"Waktu itu ada acara musik. Saya sama teman-teman nonton. Ada Abang None yang lihat saya. Saya didekati dan diajak ikut pemilihan Abang None," ungkap Pandra.

Keikutsertaan Pandra pada kontes Abang None berjalan mulus. Ia terpilih sebagai Abang Jakarta 1991.

"Lalu saya dapat tugas ke luar negeri mendampingi gubenur (DKI Jakarta) untuk mempromosikan pariwisata yang saat itu terkenal dengan (program) Visit Indonesia Year 1991," tuturnya.

Dari sinilah, Pandra mendapat pengalaman luar biasa yang tidak ia peroleh di bangku pendidikan. Ia memperoleh ilmu sapta pesona, berlatih mulai dari etika hingga tutur kata.

Ungkapan Rasa Cinta Tulus Ivan Gunawan ke Ayu Ting Ting

Tak Ada Menu Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri di Rumah Nunik. Gelar Open House di Waway Karya Lamtim

Tak Kalah Mewah dengan Syahrini, Intip Gaya Hidup Wah Aisyahrani Adik Istri Rheino Barack

"Bagaimana menghormati masyarakat dari semua lapisan. Apalagi, sebagai pelayan di bidang pariwista," ujarnya.

Setelah lulus kuliah, Pandra membulatkan niat mengikuti lagi seleksi kepolisian melalui Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 1995-1996.

Kali ini ia mujur. Pandra lulus SIPSS dengan pangkat letnan dua, kemudian mendapat penempatan di Satuan Reserse.

Rupanya, pengalaman menjadi Abang Jakarta memudahkan Pandra menjadi polisi profesional.(*)

Editor: Andi Asmadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved