Penjabat Gubernur Lampung Boytenjuri Bicara soal Polemik Penyelundupan Jabatan

Mutasi jabatan yang dilakukan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menjadi polemik karena terjadi menjelang akhir masa jabatannya, 2 Juni 2019.

Penjabat Gubernur Lampung Boytenjuri Bicara soal Polemik Penyelundupan Jabatan
Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto
Penjabat Gubernur Lampung Boytenjuri (berjaket hitam) tiba di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Senin, 3 Juni 2019 sekitar pukul 15.30 WIB. 

Pengukuhan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim diagendakan seusai Idul Fitri 1440 H, tepatnya 12 Juni 2019 mendatang.

Boytenjuri, Pj Gubernur Lampung yang Gantikan Ridho Ficardo

Kemendagri Sayangkan Ketidakhadiran Bachtiar Basri di Pelantikan Pj Gubernur Lampung

Meski baru bertugas, Boy tampaknya sangat paham dengan situasi di Lampung.

“Jalur mudik itu harus diperhatikan, daerah rawan. Kalau rawan longsor, biasanya kan di Pesisir Barat dan Lampung Barat. Saya tahu juga karena saat pemekaran dua kabupaten ini saya tahu,” ujarnya.

Dari bandara, Boy menumpang mobil dinas BE 1 langsung menuju rumah dinas Gubernur Lampung di Mahan Agung.

Boy dan istri sempat berkeliling Mahan Agung dengan ditemani Taufik Hidayat dan staf protokol Pemprov Lampung.

Mereka meninjau setiap sudut ruangan di rumah dinas ini.

Soal apa saja yang akan dilakukan di Lampung, Boy menegaskan, fokusnya adalah membenahi pelayanan publik.

“Yang jelas, saya dapat penugasan dari Bapak Presiden melalui Bapak Mendagri, sementara pejabat definitif dilantik. Karena Pak Ridho kemarin berakhir di hari libur, Pak Presiden belum sempat melantik. Jadi tidak boleh ada kekosongan. Sesuai undang-undang, yang menjabat (Pj gubernur) itu eselon I. kebetulan saya sebagai deputi diberi tugas, amanah, supaya tidak ada kekosongan pemerintahan. Makanya saya diberi amanah menunggu hari H pelantikan (gubernur terpilih),” ujarnya.

Menurut dia, pemerintahan tidak boleh ada kekosongan.

Harus dipastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved