Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019

Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019

Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Maruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. 

Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik juga mengusulkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo segera membubarkan koalisi partai politik pendukungnya dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya, Rachland meminta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk membubarkan koalisi parpol pendukung.

"Anjuran yang sama, bubarkan koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @Jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput," ujar Rachland seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @RachlandNashidik, Minggu 9 Juni 2019.

Ia menilai, keterbelahan di masyarakat berpotensi menimbulkan benturan. 

Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa.

"(Perkubuan) Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," katanya.

Ini 7 Berkas yang Disiapkan KPU Lampung Hadapi Gugatan Pilpres 2019

Ini Penyebab Kekalahan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 Versi Andi Arief

Menurut Rachland, pemilu 2019 sudah selesai setelah KPU menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2019.

Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang dalam Pilpres 2019.

Jika kubu Prabowo-Sandiaga mengajukan sengketa hasil Pilpres 2019, kata dia, langkah itu tidak melibatkan parpol.

Halaman
1234
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved