Pilpres 2019

Coba Gedor Hati Nurani Elite Politik di 2 Kubu, Alasan Politisi Demokrat Ini Usul Pembubaran Koalisi

Coba Gedor Hati Nurani Elite Politik di 2 Kubu, Alasan Politisi Demokrat Ini Usul Pembubaran Koalisi

Coba Gedor Hati Nurani Elite Politik di 2 Kubu, Alasan Politisi Demokrat Ini Usul Pembubaran Koalisi
YouTube/Kompas TV
Coba Gedor Hati Nurani Elite Politik di 2 Kubu, Alasan Politisi Demokrat Ini Usul Pembubaran Koalisi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Usulan agar calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan nomor urut 02 Prabowo Subianto membubarkan koalisi partai politik agar tak ada lagi polarisasi di akar rumput.

Usulan tersebut diungkapkan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui akun Twitternya.

Hari ini, Senin 10 Juni 2019, Rachland menjelaskan soal gagasannya tersebut, lewat pesan tertulis yang diterima Tribunnews.com dan dikutip Tribunlampung.co.id.

1. Apa yang saya sampaikan adalah proposal politik yang tidak didasari motif politik. Non politically motivated political proposal. Sepenuhnya dituntun oleh keprihatinan terhadap akibat buruk dari Pilpres 2019 berupa polarisasi yang dalam dan tajam di akar rumput antara pendukung Pak Jokowi melawan Pendukung Pak Prabowo. Polarisasi ini sewaktu-waktu bisa meledak menjadi konflik sosial

2. Tentu proposal saya akan terdengar bising di telinga, dipandang sebagai indescent proposal, apabila ditafsir dari sudut kepentingan kekuasaan politik semata mata.

3. Kelihatannya koalisi 01 yang paling keberatan. Mereka membayangkan Pak Jokowi sudah pasti jadi Presiden lagi, dan karena itu membayangkan sudah pasti mereka akan mendapat jatah kursi kabinet. Proposal saya dianggap akan mengurangi kepastian yang mereka bayangkan.

Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019

Ini 7 Berkas yang Disiapkan KPU Lampung Hadapi Gugatan Pilpres 2019

4. Meski pandangan itu wajar, saya kira kawan-kawan di Kubu 01 perlu lebih percaya diri. Kenangan Pak Jokowi pada partai mana dan siapa di dalamnya yang paling setia, atau berguna bagi direksi politik beliau, tak akan pupus hanya karena koalisi bubar.

5. Pak Jokowi pasti juga memiliki pandangan dan penilaian sendiri tentang siapa siapa dari partai Koalisi 01 yang pantas dipilih oleh kuasa prerogatifnya di dalam sistem Presidensial. Di samping itu, Pak Jokowi tentu juga memiliki kebutuhan politik objektif berupa besaran dukungan partai di DPR agar pemerintahannya stabil. Jadi, jangan terlalu kuatir, beliau pasti tak akan meninggalkan partai koalisi 01.

6. Proposal saya membubarkan koalisi adalah cara saya menggedor nurani para elit di dua koalisi. Sampai hari ini mereka tak terdengar punya gagasan untuk mencegah benturan sosial yang saya cemaskan.

7. Proposal saya boleh dibuang, dituding punya ambisi atau kepentingan, atau dianggap angin lalu. Tapi para pimpinan koalisi perlu segera datang dengan gagasan yang lebih baik untuk mengembalikan kedamaian dan menghentikan permusuhan di dalam masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved