Tribun Bandar Lampung

Herman HN Meradang Beberapa Pengusaha Matikan Tapping Box Selama Libur Lebaran

Herman menilai beberapa tempat usaha di wilayah Kota Bandar Lampung terpantau dari monitor tersebut yang mematikan tapping box.

Herman HN Meradang Beberapa Pengusaha Matikan Tapping Box Selama Libur Lebaran
Tribunlampung.co.id/Eka
Herman yang melihat langsung monitor tapping box (alat perekam transaksi) di ruang Sub Bidang Pengendalian & Pengawasan BPPRD 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Herman HN sempat meradang ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran pegawai di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung.

Pasalnya, Herman yang melihat langsung monitor tapping box (alat perekam transaksi) di ruang Sub Bidang Pengendalian & Pengawasan BPPRD guna mengecek pemasukan pajak dari tempat usaha seperti restoran yang buka selama libur lebaran menemukan beberapa yang tidak termonitor.

Herman menilai beberapa tempat usaha di wilayah Kota Bandar Lampung terpantau dari monitor tersebut yang mematikan tapping box.

"Ya kita akan cek lagi ke lapangan terkait tapping box ini karena banyak yang nakal," ungkap Herman, Senin (10/6/2019).

Menurutnya, terdapat beberapa yang dimatikan oleh pihak tempat usaha. "Ya inilah, tapi kita bisa itung-itungan nanti," paparnya.

Ia mengatakan terkait kehadiran pegawai di hari pertama masuk kerja PNS di Kota Bandar Lampung 99% masuk dari beberapa OPD yang sempat dikunjungi tadi.

"Saya tidak bilang 100% karena ada yang melahirkan dan sakit. Jadi gak ada yang bolos, tertib dan disiplin," paparnya.

Berdasarkan pantauan, Herman HN melaksanakan Inspeksi Mendadak (sidak) di hari pertama kerja sesudah libur cuti lebaran, Senin (10/6/2019).

Pemkot Bandar Lampung Gelar Apel Mingguan di Hari Pertama Masuk Kerja, Ups Ada ASN Datang Telat

Herman langsung memantau kehadiran pegawainya di organisasi perangkat daerah (OPD) gedung Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung seperti Bappeda, Disdukcapil, Disnaker, Dispora, BKD, BPKAD.

Kemudian berlanjut ke gedung Sekretariat Pemkot mulai dari Bagian Umum, Bagian Hukum, Sekretariat Kota Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa, Bagian Perekonomian, hingga protokol. (Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved