Ketua MK Anwar Usman Pastikan 3 Hal Ini Jadi Pertimbangan Dalam Memutus Sengketa Pilpres 2019

Ketua MK Anwar Usman Pastikan 3 Hal Ini Jadi Pertimbangan Dalam Memutus Sengketa Pilpres 2019

Ketua MK Anwar Usman Pastikan 3 Hal Ini Jadi Pertimbangan Dalam Memutus Sengketa Pilpres 2019
Tribunnews
Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah hal akan dijadikan pertimbangan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dalam memutus sengketa Pilpres 2019.

Hal-hal tersebut antara lain adalah alat bukti, keterangan saksi, dan pendapat ahli.

Ketua Mahkamah Konstitusi dan selaku hakim yang akan menangani sengketa Pilpres 2019, Anwar Usman menegaskan, pihaknya akan meneliti hal tersebut satu per satu tanpa melewatkannya satu pun.

"Kami akan teliti satu per satu, tanpa melewati satu alat buktipun, atau keterangan saksi atau ahli, akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan," ujar Anwar seperti dikutip dari Tribunnews.com, Senin 10 Juni 2019.

Anwar menambahkan, akan memberi kesempatan yang sama pada semua pihak terkait untuk memberi penjelasan dalam persidangan.

"Kami akan memberikan kesempatan yang sama, tanpa ada perbedaan," kata Anwar.

Ia pun meminta awak media untuk menyiarkan rangkaian sidang sengketa Pilpres 2019 tersebut agar masyarakat dapat melihat dan menilai sidang yang akan dimulai pada 14 Juni 2019 tersebut.

"Kepada adik-adik media, tolong nanti kami diperhatikan, disampaikan kepada masyarakat, sidang terbuka untuk umum, biar masyarakat juga lihat nanti, sidang terbuka," jelas Anwar.

Politisi Demokrat Minta Jokowi dan Prabowo Bubarkan Koalisi Parpol di Pilpres 2019

Ini 7 Berkas yang Disiapkan KPU Lampung Hadapi Gugatan Pilpres 2019

Anwar mengatakan, persiapan yang dilakukannya telah mencapai 100 persen baik dari segi personel, peraturan, maupun substansinya.

"Ya mungkin karena sidangnya memerlukan waktu yang sangat singkat ya, kan 14 hari harus sudah selesai sejak diregister, jadi kami harus segar bugar," ucap Anwar.

Halaman
123
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved