Tribun Lampung Tengah

Pelaku Pencurian Uang Rp 4,8 Juta di Terbanggi Besar Ditangkap Usai Satu Bulan Buron

Polsek Terbanggi Besar akhirnya mampu mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan pelaku Agus Yusup (21)

Pelaku Pencurian Uang Rp 4,8 Juta di Terbanggi Besar Ditangkap Usai Satu Bulan Buron
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Kapolsek Terbanggi Besar Komisaris Donny Hendridunand 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,TERBANGGIBESAR - Polsek Terbanggi Besar akhirnya mampu mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan pelaku Agus Yusup (21) tepat satu bulan setelah ia melakukan aksinya 8 Mei 2019 lalu.

Agus ditangkap di kediaman sang kakek di kawasan Bandarjaya Timur, Sabtu (8/6) lalu.

Kepala Polsek Terbanggi Besar Komisaris Donny Hendridunand, Senin (10/6) menjelaskan, selama satu bulan terakhir Agus diketahui melarikan diri ke rumah kerabatnya di Pelembang. Begitu mendapat informasi yang bersangkutan berda di Bandarjaya jajarannya langsung melakukan penyergapan.

"Begitu informasi diketahui dia (Agus Yusup) ada di rumah kakeknya di belakang Rumah Makan Gadang Jaya III (Bandarjaya Timur). Kita langsung lakukan penggerebekan, setelah itu ia menyerahkan diri tanpa perlawanan," terang Donny Hendridunand.

Modus pelaku melakukan pencurian ujar Donny, dengan masuk ke toko pakaian milik korban di dalam Pasar Bandar Jaya Plaza. Saat korban lengah ia mencuri uang milik korban Anita Sari sebesar Rp 4,8 juta.

"Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB. Korban saat itu berdua dengan rekannya, lalu pelaku masuk dan mengambil dompet di dalam tas warna merah yang diletakkan korban di dalam tokonya," ujar Kapolsek.

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Dari tangan pelaku Agus, polisi mengamankan barang bukti berupa satu helai jaket merek Firefox yang diduga dibeli pelaku dari hasil pencurian yang ia lakukan.

Pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian di toko milik Anita Sari. Ia mengatakan, terpaksa melakukan pencurian untuk kebutuhan sehari-harinya menjelang Idul Fitri.

"Karena saya gak pegang uang jadi terpaksa mencuri. Uang itu sudah saya gunakan buat kebutuhan di Palembang, salah satunya dibelikan jaket itu," ujar lelaki yang mengaku sehari-hari berprofesi sebagai tukang rongsok itu.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved