Tribun Lampung Selatan

Miris, Seorang Kakek Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Terbuka di Tengah Perkebunan Karet Tanjung Sari

Seorang kakek tua yang belum diketahui asal usulnya ditemukan tinggal sebatang kara di pondokan terbuka di tengah-tengah kebun karet.

Miris, Seorang Kakek Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Terbuka di Tengah Perkebunan Karet Tanjung Sari
TribunLampung/AudyAmindaYusandani
Seorang kakek yang tinggal sebatang kara di tengah kebun karet di daerah Lampung Selatan 

"Waktu itu saya sedang mengantarkan nasi untuk beliau, lalu saya tawarkan lagi kue, beliau bisa menolak dengan menjawab udah nang. Lalu saat saya panggil mbah, beliau akan menengok, seperti memahami maksut saya" ujar Dandi.

Digerebek Bareng Cewek, Kakek 70 Tahun Buru-buru Kenakan Pakaian

Selain Dandi, salah satu warga sekitar juga menuturkan pendapatnya mengenai kakek tersebut.

"Ia (kakek tua) terkadang suka mampir ke rumah untuk meminta nasi, biasanya ia mengucapkan salam sambil bilang ingin nasi. Kalau saya ambilkan pakai piring, ia akan menolak, jadi biasanya nasi tersebut ditaruh di daun yang beliau bawa sendiri" ujar Romli, salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan pondok.

Romli menambahkan setiap kali kakek tersebut meminta nasi, beliau akan memberikan uang yang beragam jumlahnya.

"Terkadang Rp 1000, terkadang juga Rp 4000 tidak menentu jumlahnya, tetapi uang tersebut harus diterima, kalo tidak diterima ia akan marah dan melempar uangnya" ujar Romli.

Kepala Dusun IV B, Ponadi mencoba membantu Tribun untuk mendapatkan informasi mengenai identitas kakek tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara, diketahui kakek tersebut bernama Muhammad Ikhsan dan berasal dari Bandung Baru.

Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai keluarga, kakek tersebut hanya diam dan menghindar.

Kakek tersebut mengenakan celana berwarna putih pendek diatas lutut dengan motif nomor 9895 di belakang celananya.

Perawakannya kurus dengan tinggi badan sekitar 165 cm, kulitnya sawo matang dan saat berbicara logatnya seperti Jawa Kebumen.

Bersembunyi di Rumah Kakek, Ini Alasan Sopir Truk Maut Kabur Usai Tabrak Guru Ngaji hingga Tewas

Halaman
1234
Penulis: Audy Aminda Yusandani
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved