Tribun Tanggamus

Petani Kopi di Air Naningan Keluhkan Merosotnya Harga Kopi Hingga Rp 15 Ribu

Petani kopi yang ada di daerah Air Naningan keluhkan Harga kopi yang terus turun hingga Rp 15 ribu, Selasa (11/6/2019).

Petani Kopi di Air Naningan Keluhkan Merosotnya Harga Kopi Hingga Rp 15 Ribu
Net
Ilustrasi - Buah kopi 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, AIR NANINGAN - Petani kopi yang ada di daerah Air Naningan keluhkan Harga kopi yang terus turun hingga Rp 15 ribu, Selasa (11/6/2019).

Sukir seorang petani kopi mengeluhkan bahwa harga kopi saat ini terus menurun dari harga 20 ribu sampai menjadi 15 ribu.

“Tahun ini hasil produksi kopi sedikit harga juga terus turun dari beberapa hari yang lalu dari Rp 20 ribu sekarang jadi Rp 15 ribu,” kata Sukir.

Alvaiza Kepala Seksi (KASI) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Dinas Perkebunan Provinsi Lampung yang baru saja di lantik menjadi Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) bidang Pengujian mengatakan bahwa budidaya petani kopi kurang memperhatikan kualitas buah kopi atau mutunya.

Alvaiza menjelaskan penyebab turunnya kualitas mutu kopi salah satu nya karena tidak memetik buah kopi secara bersamaan pada saat petik merah.

Banyak petani yang memetik buah kopi yang masih hijau kuning dan sebagian yang merah yang membuat mutu kopi kurang baik sehingga membuat harga jual kopi menjadi turun.

Untuk meningkatkan kualitas mutu buah kopi yang sangat berpengaruh dengan cita rasa Alvaiza mengatakan wadah kopi harus bersih dan aman.

Tempat penjemuran kopi harus diberi alas sehingga tidak bertemu langsung dengan tanah yang menimbulkan bakteri-bakteri.

“Proses pengolahan yang baik akan menghasilkan mutu yang baik dan secara otomatis akan berpengaruh kepada harga,” tutur Alvaiza.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved