Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia Wadah Berkreasi dan Bertukar Pikiran

Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia berdiri sejak tahun 2017. Komunitas tersebut bergerak melalui media sosial Facebook.

Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia Wadah Berkreasi dan Bertukar Pikiran
Tribunlampung.co.id/Audy
Diki (dua dari kanan) bersama teman-teman anggota Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia 

Laporan Reporter Tribun Lampung Audy Aminda Yusandani

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Saat ini bonsai kelapa tengah digemari banyak kalangan. Selain untuk dijadikan penghias rumah, bonsai kelapa pun dijadikan hobi untuk menyalurkan kreativitas, salah satunya oleh pecinta bonsai kelapa yang tergabung dalam Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia (BKI).

Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia berdiri sejak tahun 2017. Komunitas tersebut bergerak melalui media sosial Facebook dan tersebar hampir di seluruh Indonesia.

Pada awalnya, komunitas tersebut didirikan atas gagasan Abas Pratna yang berasal dari Subang bersama Muhammad Hankam yang berasal dari Jawa Timur.

Seiringnya waktu, dikarenakan perkembangan yang begitu pesat maka mulai bergabung Ewi Eko Handoko yang berasal dari Lampung dan Dede Koswara yang berasal dari Sumedang. Keempat orang tersebut kemudian menjadi admin dari Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia.

Hingga saat ini anggota dari BKI mencapai kisaran 37 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa anggota BKI pun ada yang berasal dari luar negeri, diantaranya Malaysia, Taiwan, Jepang dan India.

Dikarenakan besarnya anggota yang dimiliki, Komunitas BKI memiliki koordinasi wilayah (korwil) dimasing-masing provinsi, untuk di Lampung dijabat oleh Diki Irvana sebagai Korwil Lampung.

Menurut Diki, anggota BKI Lampung merupakan yang terbesar karena mencapai kisaran 10 ribu orang. Anggotanya tersebar di berbagai wilayah lampung, sehingga untuk membantu lancarnya kegiatan BKI, maka dibentuk lagi koordinasi daerah (korda) di Lampung. Untuk saat ini, korda yang telah terbentuk di lampung berada di Bandar Lampung dan Tanggamus.

BKI sendiri memiliki moto "Kreativitas Tanpa Batas". Menurut Diki hal tersebut sejalan dengan latar belakang didirikannya BKI. Menurutnya, BKI didirikan sebagai wadah berkreasi dan bertukar pikiran.

Hal yang unik dari komunitas BKI adalah kekeluargaan yang terjalin sangat kental meskipun hanya berhubungan melalui media sosial Facebook.

Halaman
12
Penulis: Audy Aminda Yusandani
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved