Viral Rujak Cingur Rp 60 Ribu, Pedagang: Saya Tak Takut, Kan Tak Mencuri

Baru-baru ini rujak cingur yang dijual seharga Rp 60 ribu dan es teh Rp 15 ribu di Surabaya menjadi viral.

Viral Rujak Cingur Rp 60 Ribu, Pedagang: Saya Tak Takut, Kan Tak Mencuri
TRIBUNMADURA/LUHUR PAMBUDI
Pemilik lapak rujak cingur Bu Mella dan suaminya saat ditemui di rumahnya di Surabaya, Selasa (11/6/2019). 

"Hari ini saya gak jualan. Kepala saya pusing. Karena kan kemarin saya didatangi banyak orang. Ya kepala Polsek, kelurahan, banyak," ucapnya seraya memegang kening kepalanya.

Namun, ia memastikan Rabu (12/6/2019) ini lapak rujaknya akan kembali buka seperti biasa.

Setelah viral di media sosial, lapak rujak cingur Bu Mella yang menjual seporsi rujak seharga Rp 60 ribu tampak tutup, Selasa.

TribunJatim.com mencoba mendatangi lokasi lapak yang berada di Jalan Raya Wiguna Timur, Gunung Anyar Tambak, Gunung Anyar, Surabaya itu.

Sejauh mata memandang, tidak tampak aktivitas jual-beli yang lazim dilakukan orang-orang yang membuka lapak dagangan kaki lima.

Menurut staf Kelurahan Gunung Anyar Tambak Abdul Shomad, sejak Selasa pagi dirinya menemani beberapa anggota Satpol PP Kecamatan Gunung Anyar yang berjaga di kawasan jalan tersebut, memang tidak tampak aktivitas jual beli di lokasi tersebut.

"Kemarin memang masih jualan, tapi sekarang kayaknya gak jualan tuh," katanya seraya memicingkan mata ke arah lokasi lapak itu berada.

Ia mengira, si penjual rujak cingur itu tidak lagi berjualan di lokasi tersebut lantaran merasa jera setelah diberikan sosialisasi dan arahan terhadap penjual rujak itu, Senin (10/6/2019).

"Kemarin memang Satpol PP dan pihak kelurahan memberikan semacam sosialisasi kepadanya agar tidak jualan lagi di pinggir jalan karena melanggar aturan," katanya.

Menurut Shomad, lapak penjual rujak itu berada di bahu Jalan Raya Wiguna sisi timur.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved