Ramadan 2019

Inilah Niat, Keutamaan, serta Keistimewaan Bagi yang Menjalankan Ibadah Puasa Arafah

Inilah niat dan keutamaan serta keistimewaan bagi yang menjalankan puasa Arafah.

Inilah Niat, Keutamaan, serta Keistimewaan Bagi yang Menjalankan Ibadah Puasa Arafah
Web Islami
Niat Puasa Arafah dan Keutamaannya 

Tetapi, jika seseorang lupa melafadzkan niat puasa Arafah pada malam hari, orang tersebut akan tetap bisa menjalankan puasa Arafah selama dia belum melakukan aktivitas yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan lain sebagainnya serta diikuti dengan niat sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’I sunnati Arafah lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’ala.”

Keutamaan atau Keistimewaan Puasa Arafah

Allah SWT memiliki tiga waktu istimewa yang masing-masing berisi sepuluh hari dalam tiap tahunnya yang dibahasakan dengan stalsta a’syaratin (sepuluh hari yang tiga) yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan (asyrul awakhir min ramadhan), 10 hari di awal bulan Dzulhijjah, dan 10 hari pertama pada bulan Muharram.

Niat Puasa Arafah dan Nilai Pahala yang Bisa Didapat

Ada beberapa hadits yang menerangkan keistimewaan bulan Dzulhijjah.

Bulan yang seharusnya dimanfaatkan kaum muslimin untuk melipat gandakan ibadahnya karena pahala yang dijanjikan Allah SWT di dalamnya sangat luar biasa.

Dua hadits berikut dapat dijadikan ukuran keistimewaan bulan Dzulhijjah ini.

‎عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: مامن أيام العمل الصالح فيها أحب الى الله عزوجل منه فى هذه الأيام يعنى ايام العشر, قالوا ولاالجهاد فى سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد فى سبيل الله, الا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك بشيء  

Halaman
123
Penulis: Resky Mertarega S
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved