Tribun Lampung Tengah

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lamteng Jadi Tersangka Suap, Ini Dia Penggantinya

Febriyantoni menggantikan Ketua DPRD Lamteng Achmad Junaidi Sunardi yang ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Lamteng Jadi Tersangka Suap, Ini Dia Penggantinya
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto beserta unsur pimpinan DPRD setempat di sela rapat paripurna, Rabu, 12 Juni 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Politisi Golkar Febriyantoni ditunjuk menjadi Plt ketua DPRD Lampung Tengah.

Febriyantoni menggantikan Ketua DPRD Lamteng Achmad Junaidi Sunardi yang ditetapkan KPK menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Selain itu, KPK juga menjadikan Wakil Ketua I Raden Zugiri sebagai tersangka kasus yang sama.

Pengganti Raden Zugiri sebagai wakil ketua I diserahkan kepada Wahyudi dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pengukuhan Febriyantoni dan Wahyudi dilakukan di sela rapat paripurna penyampaian nota pengantar laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018, Rabu, 12 Juni 2019.

Sekretaris DPRD Lamteng Syamsi Rolly mengatakan, pengangkatan Febriyantoni dan Wahyudi berdasarkan saran dan surat penyampaian partai masing-masing anggota dewan tersebut.

"Surat masuk dari Partai Golkar menunjuk Saudara Febriyantoni sebagai Plt ketua DPRD Lampung Tengah, dan surat masuk dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menunjuk Saudara Wahyudi sebagai wakil ketua I DPRD Lamteng," terang Syamsi.

Tak Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga, KPK Perpanjang Penahanan 3 Anggota DPRD Lampung Tengah

Ketua DPRD Lampung Tengah Ditahan KPK, Termasuk 3 Anggota

Febriyantoni mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia siap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Ini (jabatan Plt ketua DPRD Lamteng) adalah amanat sangat besar yang diberikan partai kepada saya. Pastinya amanah ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh," kata Febriyantoni.

Ia mengatakan, masih ada beberapa agenda rapat terkait pembahasan raperda dan lainnya.

Menurutnya, semua agenda itu harus dijalankan dengan kerja sama yang melibatkan semua anggota DPRD.

Ketua DPRD nonaktif Lamteng Achmad Junaidi Sunardi dan Wakil Ketua I nonaktif Raden Zugiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap dan dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Status tersangka juga disandang dua anggota DPRD Lamteng atas nama Zainuddin (Fraksi Gerindra) dan Bunyana (Fraksi Golkar). (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)  

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved