Menyesal Jadi Presiden, The Punisher Larang Anaknya yang Wali Kota Maju sebagai Presiden

Ia bahkan memperingatkan keluarganya agar menjauhi keinginan mengikuti langkahnya untuk menjadi presiden.

Menyesal Jadi Presiden, The Punisher Larang Anaknya yang Wali Kota Maju sebagai Presiden
YOUTUBE/THE STRAITS TIMES via kompas.com
Ilustrasi - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Menyesal Jadi Presiden, The Punisher Larang Anaknya yang Wali Kota Maju sebagai Presiden. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sukses terpilih menjadi orang nomor, Presiden Filipina Rodrigo Duterte justru tak ingin keluarganya mengikuti jejaknya.

Ia bahkan memperingatkan keluarganya agar menjauhi keinginan mengikuti langkahnya untuk menjadi presiden.

Padahal, Sara Duterte-Carpio, dikenal juga sebagai Inday Sara, sudah mengikuti jejak ayahnya dengan menjadi Wali Kota Davao.

Hal itu serupa dengan jejak politik Rodrigo Duterte sebelum menjadi presiden.

Diwartakan Newsweek pada Rabu (12/6/2019), sejumlah kalangan menyebut Sara Duterte-Carpio sebagai kandidat kuat orang nomor satu Filipina.

Duterte-Carpio pun menyiratkan minat tersebut.

Namun dalam pidato di Cagayan De Oro City, Duterte mengungkapkan pemerintahan yang penuh korupsi dan kritik yang terus berhembus, membuatnya mempertanyakan motivasinya dulu.

"Saya kehilangan gairah untuk bekerja."

Buntut Cium Bibir Perempuan di Korsel, Presiden Rodrigo Duterte Siap Mundur jika . . .

"Sejujurnya, saya menyesal."

"Saya menyesal mengapa dulu maju sebagai Presiden Filipina," katanya dikutip PhilStar.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved