Tribun Tulangbawang

Pelaku Jambret Tas Pemudik di Jalintim Tuba Dibekuk Polisi

Polsek Menggala bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang berhasil menangkap pelaku jambret tas pemudik yang melintas di Jalintim tuba.

Pelaku Jambret Tas Pemudik di Jalintim Tuba Dibekuk Polisi
Tribunlampung.co.id/Endra
Pelaku jambret tas pemudik dibekuk polisi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Polsek Menggala bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang berhasil menangkap pelaku jambret tas pemudik yang melintas di Jalintim (jalan lintas timur) Tuba beberapa waktu lalu.

Pelakunya yakni Andi Saputra (26), warga Kampung Gunung Mekar, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.

"Pelaku ditangkap hari Rabu (12/06/2019), sekitar pukul 18.40 WIB, di Dusun Cempaka, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang," terang Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, Kamis (13/06).

Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari korban Munip Asyari (39), warga Tiyuh Toto Katon, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Laporan tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 672 / VI / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Menggala, tanggal 12 Juni 2019.

Korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp 900 Ribu dan kartu identitas korban.

Aksi kejahatan yang dilakukan pelaku, bermula saat korban bersama dengan istrinya Dwi Fitriani (46), pada hari Rabu (12/06/2019), sekira pukul 17.00 WIB, melintas di Jalintim, Kampung Astra Ksetra, dari Metro dengan tujuan pulang ke rumah mereka yang ada di Tiyuh Toto Katon yang mengendarai sepeda motor Honda Beat, warna orange putih, BE 8729 QK.

“Tiba-tiba datanglah pelaku dari arah belakang sebelah kiri dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop, warna hitam putih, BE 5334 QM, lalu pepet korban dan menarik secara paksa tas warna cream yang sedang di seledangkan istrinya korban"

"Yang mana di dalam tas tersebut berisikan dompet warna biru muda dan didalamnya terdapat E-KTP, kartu BPJS, kartu ATM BNI, kartu ATM BRI dan uang tunai sebesar Rp 900 Ribu. Setelah berhasil membawa tas, pelaku lalu kabur melarikan diri,” ungkap Iptu Zulkifli.

Korban bersama warga sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menggala.

Petugas kami yang mendapatkan laporan bersama Tekab 308 langsung menuju ke TKP (tempa kejadian perkara) untuk melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah rawa.

Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, hanya butuh waktu sekira 1 Jam 40 Menit, akhirnya pelaku berhasil ditangkap di persembunyiannya.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Menggala dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.

(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved