Arinal Sebut Pemprov Lampung Defisit Rp 1,7 Triliun, Nunik: Kayak Mencet Balon

Mengenai utang DBH kepada pemkab/pemkot di Lampung, Gubernur Arinal menyatakan pemprov segera mencicil.

Arinal Sebut Pemprov Lampung Defisit Rp 1,7 Triliun, Nunik: Kayak Mencet Balon
Tribun Lampung/Deni Saputra
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim menggelar ramah tamah di Mahan Agung, Kamis, 13 juni 2019. 

Arinal Sebut Pemprov Lampung Defisit Rp 1,7 Triliun, Nunik: Kayak Mencet Balon

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membeberkan kondisi keuangan terkini Pemprov Lampung.

Ternyata, keuangan Pemprov Lampung saat ini sedang defisit mencapai Rp 1,7 triliun.

“Defisit (keuangan pemprov) berapa jumlahnya? Pak Taufik (Plt Sekretaris Provinsi Lampung Taufik Hidayat) tahu berapa jumlahnya?” tanya Arinal kepada Taufik di sela-sela menyampaikan sambutan saat acara penyambutan dirinya sebagai gubernur di Mahan Agung, Kamis, 13 Juni 2019.

Taufik lalu menjelaskan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung yang mencapai Rp 1,7 triliun berasal dari beberapa pos.

Antara lain dari utang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 600 miliar.

Kemudian dari utang Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemkab/pemkot di Lampung Rp 750 miliar.

Lalu target pendapatan dari pembebasan aset lahan Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, Rp 350 miliar.

Arinal membenarkan rincian defisit APBD Lampung tersebut.

Sambutan Pertama Arinal Sebagai Gubernur Lampung: Saya Bangga, Sedih dan Haru

Nuansa Kuning Sambut Arinal-Nunik di Mahan Agung

“Bisa Rp 700 miliar lebih (dari utang DBH). Tapi penyebab defisit bukan itu saja. Ada dari PT SMI (utang kepada PT SMI), dari Way Dadi (target pendapatan dari pembebasan lahan Way Dadi),” paparnya.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved