5 Komisioner KPU Palembang Jadi Tersangka, Terancam Penjara 2 Tahun dan Denda Puluhan Juta

Jika terbukti bersalah, 5 komisioner KPU Palembang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, terancam pidana penjara maksimal selama dua tahun.

5 Komisioner KPU Palembang Jadi Tersangka, Terancam Penjara 2 Tahun dan Denda Puluhan Juta
istimewa via TribunSumsel.com
Surat penetapan tersangka seorang Komisioner KPU Palembang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jika terbukti bersalah, 5 komisioner KPU Palembang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, terancam pidana penjara maksimal selama dua tahun.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Palembang telah menetapkan 5 komisioner KPU Palembang sebagai tersangka.

Penetapan tersebut dilakukan pada 11 Juni 2019, lalu.

Para anggota KPU itu diduga telah melakukan perkara tindak pidana pemilu, sebagaimana dimaksud dalam primer Undang-Undang Pasal 510.

Di mana, pasal itu berisi setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

Dan, pasal 554 UU No 7 tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilu melakukan tindak pidana Pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal pidana akan dikenakan 1 tahun penjara dan 12.000.000 (dua belas juta rupiah) dan bagi yang bersangkutan akan ditambah 1/3 (satu pertiga) dari ketentuan pidana yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan bahwa kasus itu bermula dari temuan Bawaslu.

"Ya benar kita sudah menetapkan ke-5 Komisioner KPU Kota Palembang, dengan dugaan telah melakukan perkara tindak pidana pemilu, pada 11 Juni 2019, kemarin."

5 Komisioner KPU Palembang Ditetapkan sebagai Tersangka, Alasan Polisi sampai Sebut Orang Penting

"Kasus ini sendiri berawal dari adanya temuan Bawaslu Kota Palembang, dan dilaporkan ketua Bawaslu Kota Palembang, Pada 22 Mei, kemarin," ungkap Yon Edi Winara, Sabtu (15/6/19).

Kelima Komisioner KPU Palembang yang ditetapkan sebagai tersebut adalah EF (Ketua KPU Kota Palembang), Al (Komisioner KPU Kota Palembang), YT (Komisioner KPU Kota Palembang), AB (Komisioner KPU Kota Palembang) dan Syafarudin Adam, SE (Komisioner KPU Kota Palembang).

"Kita sudah mengambil keterangan ke-5 tersangka dan pemeriksaan sudah dilakukan sejak Jumat (14/6/2019), kemarin," tegas Yon.

Pihaknya pun sudah juga memeriksa 20 saksi tambahan, yang merupakan saksi ahli.

"Masih berjalan hingga hari ini kita ambil keterangan," tutupnya.

Tanggapan Komisioner KPU Palembang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Palembang akhirnya buka suara atas kasus ditetapkannya 5 komisioner KPU Palembang periode 2019-2024 sebagai tersangka oleh Polresta Palembang, atas dugaan pelanggaran pemilu sejak 11 Juni lalu.

Komisioner KPU Palembang Divisi Hukum Abdul Malik mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang ada.

Meskipun, pihaknya telah berbuat semaksimal mungkin sebagai penyelenggara pemilu.

"Kami menghormati dan mengikuti proses hukum, dan tidak menyangka (jadi tersangka) karena secara umum proses Pemilu di kota Palembang sudah berjalan dengan baik dan lancar," kata Abdul Malik, Sabtu (15/6/2019).

Kronologi Polisi Tetapkan 5 Komisoner KPU Palembang Tersangka, Ketua hingga Anggota, Ini Penyebabnya

Selain itu, pihaknya membantah keras ingin menghilangkan hak pilih warga khususnya di Kecamatan Ilir Timur (IT) II setelah ada rekomendasi dari Bawaslu Palembang untuk dilaksanakan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

"Apa yang kami lakukan, sudah sesuai dengan aturan dan hasil konsultasi dengan KPU Provinsi. Jangankan untuk menghilangankan hak pilih, niat saja tidak ada," tegasnya.

Kronologi

Polresta Palembang menetapkan lima komisioner KPU sebagai tersangka.

Berikut, kronologi penetapan dan duduk perkara kasus tersebut.

Berawal dari adanya temuan Bawaslu Kota Palembang, Dan dilapor ke Polresta Palembang pada 22 Mei 2019, dengan laporan Polisi No.Pol : LPB/1105/V/2019/SUMSEL/RESTA, 5 Komisioner KPU Kota Palembang ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polresta Palembang, pada 11 Juni 2019, lalu.

Dengan dugaan telah melakukan perkara tindak pidana pemilu sebagaimana dimaksud dalam primer Pasal 510 subsideir pasal 554 UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang dilaporkan oleh M Taufik, SE, M.Si (Ketua Bawaslu Kota Palembang).

"Ya benar kita sudah menetapkan ke-5 Komisioner KPU Kota Palembang, dengan dugaan telah melakukan perkara tindak pidana pemilu, pada 11 Juni 2019, kemarin. Kasus ini sendiri berawal dari adanya temuan Bawaslu Kota Palembang, dan dilaporkan ketua Bawaslu Kota Palembang, Pada 22 Mei, kemarin," Ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah, melalui Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, Sabtu (15/6).

Yon Edi Winara, mengatakan Ke-5 Komisioner KPU Kota Palembang tersebut yakni itu yani EF (Ketua KPU Kota Palembang), Al (Komisioner KPU Kota Palembang), YT (Komisioner KPU Kota Palembang), AB (Komisioner KPU Kota Palembang) dan Syafarudin Adam, SE (Komisioner KPU Kota Palembang).

BPN Minta MK Berhentikan Komisioner KPU, Arief Budiman: Salah Alamat

"Kita sudah mengambil keterangan ke-5 tersangka, pemeriksaan sudah dilakukan sejak Jumat (14/6), kemarin," tegas Yon.

Ditambakan Kasat Reskrim, pihaknya pun sudah juga memeriksa 20 saksi-saski tambahan, yang merupakan saksi ahli." Masih berjalan hingga hari ini kita ambil keterangan," singkatnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang menetapkan 5 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang sebagai tersangka.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pemilu.

"Iya, semua komisioner KPU Palembang ditetapkan tersangka oleh Kepolisian," kata salah satu komisioner yang namanya enggan disebutkan, Sabtu (15/6/2019).

Tanggapan KPU soal Jabatan Maruf Amin di Dua Bank Syariah

Menurutnya, apa yang telah dilakukan sudah sesuai dan dilakukan sebaik mungkin, serta sudah berkoordinasi dengan KPU Sumsel.

"Tapi kita tidak tahu, kenapa akhirnya ditetapkan tersangka," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Ini Ancaman Hukuman Jika 5 Komisioner KPU Palembang Terbukti Bersalah, Penjara Maksimal 2 Tahun

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved