Diserbu Kawanan Tawon, Seorang Kakek di Sinjai Tewas Mengenaskan

Jenazah korban ditemukan oleh cucunya, Andi (25) di Dusun Tajjuru, Desa Bontotengnga, Kecamatan Sinjai Borong, sekitar pukul 09.30 Wita.

Diserbu Kawanan Tawon, Seorang Kakek di Sinjai Tewas Mengenaskan
roaring.earth
Ilustrasi Tawon 

Seekor lebah hanya menyengat sebagai bentuk perlindungan diri dan mayoritas spesiesnya mati setelah menyengat sekali.

Hal ini karena sengatan lebah berduri dan akan menancap ke targetnya.

Kehilangan sengatan ini membuat lebah terluka dan akhirnya mati.

Sebaliknya, sengatan tawon berbentuk mulus dan bisa digunakan berkali-kali.

Alhasil, bila Anda masih bingung, perhatikan berapa kali serangga itu menyengat Anda.

Bila berkali-kali, artinya Anda sedang diserang oleh tawon.

Makanannya

Lebah adalah serangga vegetarian yang meminum sari atau nektar bunga.

Mereka kemudian memproduksi madu yang kaya akan protein dan karbohidrat sehingga dapat dikonsumsi oleh manusia dan mamalia lain.

Sebaliknya, tawon memangsa serangga lain, seperti ulat dan lalat, meskipun mereka juga bisa minum sari bunga.

Lalu, sekalipun tawon juga memproduksi madu, jumlahnya jauh lebih kecil daripada lebah dan kebanyakan dikonsumsi oleh larva mereka sendiri.

Seorang Nenek di Jepang Tewas Disengat Lebah Raksasa

Struktur Sosial

Perbedaan kunci lainnya dari lebah dan tawon adalah jumlah koloninya.

Lebah yang sangat sosial hidup dalam koloni yang bisa berisi 75 ribu individu.

Mereka hidup dalam sarang dengan sel-sel dari lilin lebah yang berbentuk heksagon dan menyimpan telur, larva dan pupa.

Bila dibandingkan dengan lebah, koloni tawon jauh lebih kecil karena tidak mencapai 10 ribu individu.

Beberapa spesies bahkan memilih untuk hidup sendirian tanpa koloni.

Lalu, karena tawon tidak memiliki kelenjar yang menghasilkan lilin, sarang mereka biasanya terbuat dari zat mirip kertas yang diciptakan dengan mencerna bubur kayu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Seorang Kakek Tewas Saat Diserang Tawon, Diduga Kehabisan Nafas

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved