Sidang Kasus Suap Mesuji

Eksepsi Adik Kandung Khamami Ditolak Hakim PN Tanjungkarang, Ini Alasannya

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Taufik Hidayat.

Eksepsi Adik Kandung Khamami Ditolak Hakim PN Tanjungkarang, Ini Alasannya
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Terdakwa Taufik Hidayat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan suap Mesuji di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin, 17 Juni 2019. 

Menurut Siti, telah dipertimbangkan pada putusan sela atas perbedaan versi bahwa jika melihat substansi pengajuan eksepsi maka keberatan tidak seuai ruang lingkup keberatan.

"Menimbang selanjutnya majelis hakim menganalisis dengan membatalkan eksepsi, majelis hakim menilai bahwa pertama surat dakwaan jaksa penuntut sudah disusun dengan kata yang dimengerti dan telah diuraikan secara utuh dengan dakwaan yang dibuktikan serta dituliskan secara runut sesuai dengan waktu tanggal tahun," ucap Siti.

"Kedua, bahwa surat dakwaan tindak pidana yang didakwakan oleh terdakwa adalah korupsi. Ketiga, dalam dakwaan siapa yang melakukan Taufik Hidayat. Keempat, juga disebutkan bahwa bagaimana cara tindak pidana korupsi," lanjutnya.

Menanggapi soal keberatan penasihat hukum bahwa Taufik Hidayat tidak mendapat perintah atas penerimaan fee Rp 850 juta yang bersumber dari proyek sumber daya air Dinas PUPR Kabupaten Mesuji 2018 melalui Tasuri, Siti mengatakan bahwa majelis hakim menilai alasan tersebut menyinggung pokok perkara yang harus dibuktikan dalam persidangan.

"Maka surat dakwaan terdakwa sah dalam mengadili Taufik Hidayat dan segera dilanjutkan, majelis hakim memerintahkan JPU untuk segera memanggil saksi-saksi," kata Siti.

BREAKING NEWS - Daftar Proyek dari Khamami untuk Adik Kandungnya dan Kardinal

Jaksa KPK Subari Kurniawan pun meminta waktu hingga Kamis depan untuk memanggil para saksi.

"Saksi yang dihadirkan rencana empat hingga enam orang," ungkap Subari.

Sementara itu, Yahya Tulus selaku kuasa hukum Taufik Hidayat menerima putusan sela ini.

Namun, pihaknya ingin mengetahui saksi yang akan dihadirkan jaksa KPK pada Kamis ini.

"Kalau diperkenankan, siapa saksi? Mengingat saksi ada 70 lebih dalam perkara Taufik," tanya Yahya dalam persidangan.

"Hari ini belum bisa disampaikan," jawab Subari.

"Karena belum bisa disampaikan, penasihat hukum silakan berkoordinasi. Kami juga tidak diberi tahu hingga jadwal sidang mulai, maka saat ini sidang ditutup," tandas Siti. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved