Pulau Tegal Mas Bantu Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat

Keberadaan Wisata Pulau Tegal Mas Lampung diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di sekitar pulau yang bekerja sebagai nelayan

Pulau Tegal Mas Bantu Tingkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat
Tribunlampung.co.id/Eka
Seorang nelayan kapal menawarkan perahu kepada pengunjung di Wisata Pulau Tegal Mas, Senin (17/6/2019) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Keberadaan Wisata Pulau Tegal Mas Lampung diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di sekitar pulau yang rata-rata bekerja sebagai nelayan.

Pimpinan Wisata Bukit Mas Thomas Aziz Rizka dengan keberadaan tempat wisata tersebut lebih ingin mengedepankan kearifan lokal.

"Dulu sebelum ada Tegal Mas, nelayan mencari ikan ke laut dua - empat hari berlayar ke laut dan pulang hanya membawa uang Rp 500 ribu. Sekarang sebanyak 140 perahu nelayan tidak mencari ikan tapi penumpang setiap hari jalan terus minimal bawa uang Rp 1 juta," paparnya, Senin (17/6/2019).

Artinya pertumbuhan ekonomi masyarakat saat ini meningkat. Masyarakat yang tadinya berhari-hari melaut sekarang setiap hari bisa pulang.

"Jadi selain kedepankan pariwisata ingin dapat bermanfaat banyak untuk masyarakat. Yang tadinya tidak sekolah bisa sekolah dan  tidak kerja jadi ada kerjaan," paparnya.

Pimpinan Bukit Mas: Pulau Tegal Mas Bisa Jadi Bali Selanjutnya

Thomas juga sempat mengisahkan kehidupannya sebelum mencapai kesuksesan yang sudah diraihnya saat ini.

Bahkan ia mengaku dahulu sempat harus membantu orangtuanya berjualan es dan makanan gorengan seperti combro dan lainnya.

Kru Tribun Lampung Foto Bersama di Wisata Puncak Mas

"Ya sempat jualan es dan combro juga," kisahnya.

Bahkan ia mengaku di sekolah tidak memiliki prestasi yang baik karena hanya berada di urutan akhir bukan pertama.

"Ya sekolah hanya rangking 40 yang 41 tidak naik. Jadi kalau diambil kesimpulan pintar saja itu tidak cukup tapi bisa ambil peluang dan jangan kurang akal," pesannya.(Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved